Upaya Tingkatkan PAD, Satpol PP Kukar Inisiasi Program O SAPAKU

Petugas Satpol PP Kukar saat mengecek toko yang belum memiliki izin usaha.

KUTAI KARTANEGARA – Satpol PP Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menginisiasi program O SAPAKU. Sebagai inovasi dalam membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik melalui pajak retribusi.

Kepala Satpol PP Kukar Fida Hurasani mengatakan O SAPAKU hadir sebagai bagian dari makalah dan proper kelulusannya pada saat menempuh PKN Tingkat II. Proyek perubahan ini resmi diluncurkan sekira dua tahun lalu.

Meski sempat mengalami kendala karena dilanda Covid-19, tapi kini kegiatannya mulai kembali dijalankan. Selain itu, Afe -sapaan akrabnya- menyebut hadirnya O SAPAKU juga untuk mengoptimalisasi peran Satpol PP.

Pihaknya mengatakan tidak bisa sendirian dalam menjalankannya. Harus ada kerja sama dan kolaborasi dengan OPD terkait seperti DPMPTSP dan Bapenda.

Baca Juga  Stabilkan Harga di Tengah Fenomena El Nino, Jokowi Pastikan Cadangan Beras Terkendali

“Seperti perizinan, otomatis di situ ada PAD kalau perizinan. Terus Bapenda juga seperti pajak reklame, distribusi. Jadi menjalin kembali koordinasi, terus bekerja sama antar-OPD,” jelas Afe.

Kendati progresnya sempat terkendala saat pandemi Covid-19, nyatanya program ini sudah mulai dijalankan sebelum akhirnya diluncurkan. Karenanya Afe mengaku tidak merasakan kesulitan yang berarti saat mengangkat program untuk kelulusannya.

“Karena beberapa kegiatan pada saat saya pendidikan, anggota sudah saya gerakkan. Ketika saya mengangkat proper ini dalam pelaksanaannya ada kendala atau nggak. Kalau ada kendala saya nggak mungkin mengangkat proper ini,” jelasnya.

Baca Juga  Jadi Ajang Silaturahmi, DWP Kukar Gelar Senam Pagi Bersama

Program O SAPAKU bersama OPD terkait tidak akan segan untuk menindak tegas. Mereka pernah menyegel tower BTS yang ada di Kecamatan Tenggarong karena tak memiliki IMB. Selain itu anggota Satpol PP Kukar juga hadir untuk membantu menghidupkan lagi kolam renang Putri Junjung Buyah yang sudah lama tak terurus. Sampai akhirnya saat ini kolam renang tersebut sudah aktif kembali dan memberikan sumbangsih untuk PAD.

“Bagian dari optimalisasi peran kami untuk peningkatan PAD. Seperti itulah polanya, makanya begitu itu (program) bisa berjalan makanya saya dengan percaya diri mengangkat proper itu menjadi bagian dari proper saya,” tutupnya. (zu)