Wamendagri Dorong Digitalisasi PKK untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Foto : Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK 2025 di Samarinda. (Ist)

SAMARINDA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya digitalisasi dan penguatan kapasitas kader dalam Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK 2025 di Samarinda, Selasa (8/7).

“Di era sekarang, digitalisasi bukan pilihan, melainkan keharusan,” tegas Ribka di hadapan ratusan kader PKK dari seluruh Indonesia. Ia mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelaporan, pembelajaran, dan komunikasi antarwilayah guna meningkatkan efektivitas gerakan PKK.

Baca Juga  Catat Sejarah, Presiden Lantik Serentak 961 Kepala Daerah di Istana Negara

Ribka juga menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan regenerasi kader yang sehat. Menurutnya, keberhasilan program PKK sangat bergantung pada kapasitas sumber daya manusia yang terlibat.

Mengutip hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ribka menyebut 10 Program Pokok PKK telah berkontribusi hingga 60 persen terhadap sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menilai capaian ini sebagai bukti nyata bahwa PKK memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan nasional dan ekonomi keluarga.

Baca Juga  Keponakan Presiden Prabowo Mengundurkan Diri dari Kursi DPR RI

Rakernas PKK 2025 juga menjadi ajang konsolidasi nasional dan pertukaran gagasan antarprovinsi. Ribka mengajak seluruh kader menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional, termasuk demo mahjong dan Quick Win Presiden.

“PKK adalah contoh nyata bahwa pemberdayaan masyarakat bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Zu)

Baca Juga  Usai Jay Noah, Kini Ganti Thom Haye Jalani Proses Naturalisasi untuk Bela Timnas