SAMARINDA – Tangkapan terbaru yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim yakni narkotika yang diolah menjadi likuid. Hal ini dibeberkan langsung Kepala BNN Kaltim Brigjen Pol Edhy Moestofa, dalam rilis pers, Rabu (27/12/2023).
“Penangkapan itu terjadi di Balikpapan, sebenarnya sudah dua kali menemukan narkotika jenis likuid ini. Nah, yang pertama itu tidak tahu bahwa ada jenis itu, jadi tutupnya tidak rapat maka menguaplah, ketika dibawa ke laboratorium hasilnya malah nihil,” kata Edhy.
Lebih lanjut, usai ditelurusi lebih dalam dan berkoordinasi dengan Polda Kaltim di Balikpapan, ternyata likuid tersebut adalah jenis baru yang berjenis narkotika.
“Sebenarnya ada beberapa penemuan narkotika yang sudah dimodifikasi, seperti kue coklat, ini juga ada likuid. Untuk rasa likuid itu diakui oleh pemakai rasanya lebih kuat,” ucapnya.
Likuid tersebut biasa digunakan pemakai untuk menggunakan rokok jenis Vape. Akan tetapi, perlu diketahui tidak semua likuid Vape mengandung narkotika.
“Ya, likuid ini digunakan untuk Vape. Penggunanya memakai liquid itu untuk mengisap Vape, rasanya lebih strong. Tetapi saya juga tidak judge semua pemakai Vape itu memakai liquid jenis narkotika,” tandas Edhy. (nta)












