Cuaca Buruk di Perairan Kaltim Bikin Harga Ikan Laut Melonjak

Pedagang ikan laut di Pasar Segiri harus mengurangi pasokan ikan yang dijual lantaran meningkatnya harga ikan laut. (Foto: Nita/Komparasi)

SAMARINDA – Aktivitas penjualan ikan laut di Pasar Tradisional Segiri Samarinda sejak tiga hari terakhir tidak seramai sebelumnya. Kondisi ini dikarenakan pasokan ikan jauh berkurang dibanding sebelumnya. Penurunan pasokan ini pun menyebabkan harga jual ikan meningkat dari Rp 23 ribu rupiah menjadi Rp 28 ribu rupiah per kilogram.

Salah seorang penjual ikan laut di Pasar Segiri, Ibrahim mengeluhkan kenaikan harga ikan laut ini. “Naiknya lumayan jauh, karena ikannya juga susah didapatkan. Jadi saya juga tidak berani mengambil banyak-banyak karena pembeli pun tidak berani beli banyak karena harganya mahal,” ujarnya.

Baca Juga  Belasan Kilogram Sabu-Sabu Asal Banjarmasin Gagal Edar di Samarinda

Sejak harga ikan mulai meningkat, penjual mulai mengurangi pasokan. Penjual khawatir peningkatan harga ikan akan berdampak pada daya beli warga. Untuk menyiasati situasi penjual terpaksa mengurangi pasokan.

“Penyebabnya gara-gara cuaca di perairan yang lagi buruk. Para nelayan sebagian tidak berani melaut karena musim ombak tinggi,” kata Ibrahim.

Sementara itu Elisabet, salah seorang pembeli ikan laut di Pasar Segiri mengeluhkan kenaikan harga tersebut. “Semua memang serba mahal, ikan laut juga lagi mahal. Saya sebagai pedagang yang memerlukan ikan mau tidak mau harus tetap membeli. Tetapi tidak berani membeli dengan jumlah yang banyak seperti biasanya, karena harganya meningkat sudah beberapa hari ini,” sebut Elisabet. (nta)