Peringati HUT Ke-77 Bhayangkara, Polresta Samarinda Bantu Revitalisasi Masjid Tua

Peringati HUT Bhayangkara Ke-77, Polresta Samarinda Bantu Revitalisasi Masjid Tua
Masjid Shiratal Mustaqiem terpilih untuk di revitalisasi karena menyimpan budaya yang tinggi. (Humas Polres Samarinda)

SAMARINDA – Jajaran Polresta Samarinda turun langsung ke Masjid Shiratal Mustaqiem Jalan Pangeran Mas Penghulu Samarinda Seberang. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77.

Menurut keterangan Kabag SDM Polresta Samarinda Jumhari, Polri akan membuat program revitalisasi, budaya, dan religi. Yang mana Masjid Shiratal Mustaqiem atau Mesjid Tua dipilih untuk revitalisasi, karena memiliki budaya yang begitu tinggi.

“Polri ada beberapa program yang kita laksanakan di Masjid tua ini, di antaranya memperbaiki tempat mushaf tua yang nilainya sudah 350 tahun, akan kami benahi,” ucap Kabag SDM Polresta Samarinda Jumhari, Selasa (20/6/2023) di halaman Masjid Shiratal Mustaqiem.

Baca Juga  Patung Soekarno Berdiri di Sangasanga, Keluarga Sampaikan Apresiasi untuk Pemkab Kukar

Dalam kegiatan itu, juga turut mengundang ahli sejarah dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Untuk mendiskusikan sejarah ini agar dipahami oleh masyarakat.

“Kami juga akan membangun gapura tanpa harus menghilangkan bentuk asli pagar yang ada, hanya sedikit ada tambahan saja. Namun, harus menunggu pengelola masjid ini dahulu, Hj Muhyar. Ini adalah satu bukti dari bakti polri kepada masyarakat,” beber Jumhari.

Sementara itu Camat Samarinda Seberang Aditya menuturkan akan berkomitmen menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Samarinda Seberang. Serta akan lebih mengoptimalkan lagi peran-peran cagar budaya ini.

Baca Juga  Program Pro Bebaya Diresmikan, Dewan Dorong Pengawasan

“Di akhir tahun 2023 mendatang, kami akan mengadakan kegiatan seperti running, gowes, lomba fotografi di kawasan masjid tua, agar masyarakat lebih mengenal lagi,” ungkapnya.

Momentum Polri juga bisa untuk memperhatikan situs budaya sejarah. Tentu menjadi pelecut motivasi untuk terus meningkatkan kebudayaan.

“Terima kasih sekali kepada Polri, semoga kami bisa memberikan kontribusi yang lebih ke depannya. Sekali lagi peninggalan sejarah ini adalah kekayaan suatu bangsa yang bisa dijadikan wisata,” tutup Aditya. (nta)