SAMARINDA – Tampuk kepemimpinan di Polrestas Samarinda resmi berganti. Kombespol Ary Fadli mulai bertugas sebagai Kapolresta Samarinda menggantikan Kombespol Arif Budiman, Kamis (6/1/2022). Dia pun membeberkan fokus dia ke depan sebagai pucuk pimpinan Polresta Samarinda.
Sebagai Kapolresta baru, pandemi Covid-19 masih jadi perhatian Ary Fadli, seiring atensi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Terlebih lagi kemunculan varian baru Omicron.
“Target mewujudkan bagaimana kita mengantisipasi masuknya Omicron di Samarinda. Percepatan vaksinasi lansia dan anak harus dipercepat,” kata Ary ditemui di Mapolresta Samarinda Jalan Slamet Riyadi.
Mengacu standar Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), Ary menarget vaksinasi Lansia dan anak di angka 70 persen. “Sehingga semua kegiatan masyarakat, baik itu ekonomi, dan kegiatan sekolah yang seharusnya bisa tatap muka bisa segera dilaksanakan,” ujar Ary.
Dia menerangkan, dinamika masyarakat Samarinda sebagai ibu kota provinsi Kaltim sangat tinggi. Terlebih lagi lalu lintas kegiatan perekonomian. Untuk itu, Polresta Samarinda akan terus berupaya menyeimbangkan semua itu dengan kegiatan Polri.
“Dinamika kamtibmas masyarakat Samarinda cukup tinggi. Harapannya, dengan hadirnya Polri, semua kegiatan masyarakat khususnya pemulihan ekonomi, kemudian pemerintahan, bisa berjalan dengan baik,” ungkap Ary.
Ary juga berupaya melanjutkan tongkat kepemimpinan Kombes Pol Arif Budiman yang kini pindah tugas ke Mabes Polri. “Jargon, Jaga Samarinda. Prinsipnya jaga Samarinda. Dengan itu tadi, solid, smile dan sukses. Dengan solid, kita bisa tersenyum, dan dapat kesuksesan,” tegas Ary.
Provinsi Kaltim sendiri bagi Ary bukan hal baru. Sebelumnya, dia pernah bertugas di sejumlah daerah di Benua Etam. “Penempatan pertama saya sebagai polisi di Kaltim. Saya pernah tugas di Balikpapan, Bontang, dan Kasat Reskrim di Polres Kutai Barat tahun 2006. Wilayah Samarinda kurang lebih sedikit tahu,” jelas Ary.
“Ya, Samarinda khususnya, bagaimana kita bisa menjaga kamtibmas. Karena dinamika di sini kegiatannya cukup padat, pemerintahannya cukup sibuk. Kepolisian bagaimana bisa hadir untuk menjamin keamanan, dan memberi rasa nyaman kepada semua warga sehingga semua kegiatan bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (nta)












