Aplikasi iSamarinda Tak Surutkan Minat Masyarakat Berkunjung ke Perpustakaan

Aplikasi iSamarinda Tak Surutkan Minat Masyarakat Berkunjung ke Perpustakaan
Nurhikmah akui pengunjung perpustakaan masih ramai meskipun ada aplikasi. (Komparasinews.id)

SAMARINDA – Perpustakaan di Samarinda menggunakan aplikasi iSamarinda yang merupakan hasil kerja sama vendor Aksaramaya dari Jakarta. Aksaramaya ini sudah banyak berkerjasama dengan perpustakaan lainnya.

Pustakawan Perpustakaan Samarinda Nurhikmah mengatakan, sejak 2019 pihaknya sudah berkerja sama dengan Aksaramaya untuk pengadaan aplikasi. Untuk koleksinya merupakan sumbangan dari Aksaramaya yang sebagiannya lagi dari Perpustakaan Samarinda.

“Sehingga kami membeli hak cipta untuk pengadaan bukunya, jadi di situ sudah menjadi milik perpustakaan Samarinda. Aplikasi itu ada di play store bisa didownload gratis, bukunya bisa dipinjam dengan gratis, cara mendaftar cukup memiliki akun google atau akun Facebook,” jelas Nurhikmah, Senim (4/9/2023).

Baca Juga  Diskominfo Kaltim Ajak Pranata Humas Tingkatkan Kompetensi Kinerja Pemerintah

Melalui aplikasi iSamarinda, penggunanya dapat meminjam maksimal tiga buku dalam jangka waktu selama tujuh hari. Jika waktu pinjam sudah habis, buku hilang sendirinya dari aplikasi itu.

“Buku yang dipinjam melalui aplikasi itu jika waktunya sudah habis bisa diperpanjang lagi. Ada pilihannya, setelah selesai baca lalu dikembalikan maka akan hilang didaftar baca, atau jika mau pinjam lagi bisa,” bebernya.

Baca Juga  Perkuat Literasi Digital, Ribuan Anggota Forum Komunikasi KIM Samarinda Siap Perangi Hoaks

Akan tetapi, dikarenakan buku tersebut terkait hak cipta sehingga tidak bisa di download bahkan di screenshot.

“Sampai saat ini untuk pengadaan dari perpustakaan Samarinda ada seribu judul buku, yang dapat bantuan dari Aksaramaya sekitar empat ribu judul buku,” imbuhnya.

Diakui, meskipun telah memiliki aplikasi yang canggih, pengunjung perpustakaan tetap lebih dominan. Masih banyak ditemukan masyarakat langsung berkunjung ke perpustakaan dibandingkan membaca dan meminjam melalui aplikasi.

“Karena aplikasi dan langsung membaca fisik memiliki keunggulan masing-masing. Membaca buku langsung bisa lebih menikmati, tidak perlu terburu-buru,” pungkasnya. (nt)