Presiden Bertemu Tokoh Adat Kaltim, Barmuda: Patahkan Tudingan Miring Penolakan IKN

Presiden RI Joko Widodo menyempatkan diri untuk menemui sejumlah tokoh adat Kaltim.

BALIKPAPAN – DPP Barisan Muda Daerah (Barmuda) mengapresiasi pertemuan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan tokoh adat Kaltim. Ketua DPP Barmuda Anderiy Syachrum yang terus memantau perkembangan terkait ibu kota negara (IKN) ini memberikan apresiasi positif atas pertemuan tersebut.

Menurutnya dengan adanya dukungan para tokoh adat ini sekaligus mematahkan tudingan-tudingan miring mereka yang menolak pemindahan IKN di Kaltim. Sebut saja tudingan yang paling santer disuarakan, bahwa pembangunan IKN akan mengganggu eksistensi hingga menggusur lahan dan hutan masyarakat adat.

“Langkah Presiden ini layak diapresiasi. Karena secara tidak langsung telah menjawab kekhawatiran dan tudingan, bahwa IKN akan mengganggu eksistensi masyarakat adat,” tegas Anderiy.

Baca Juga  DPRD Samarinda Bakal Buat Perda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

Menurut Anderiy, jika memang pemindahan IKN ini mengganggu eksistensi masyarakat adat, tidak mungkin presiden berani berdialog dengan para tokoh-tokoh tersebut. Ini sekaligus membuktikan, kritik-kritik yang dilontarkan selama ini sebagai sesuatu hal yang berlebihan dan dibuat-buat untuk menolak IKN.

“Kesan bahwa pemindahan dan pembangunan IKN menyampingkan aspirasi masyarakat adat sudah dijawab konkret oleh presiden. Kami juga melihat ini sebagai komitmen pemerintah, untuk melibatkan aspirasi masyarakat adat,” tegas Anderiy.

Diketahui, dalam kunjungannya menghadiri pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Balikpapan (31/1/2022) lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri menemui sejumlah tokoh adat Kaltim. Dalam pertemuan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman itu, Presiden mendengarkan masukan dan usulan dari para tokoh adat terkait proses pemindahan dan pembangunan IKN di Kaltim.

Baca Juga  Punya Peran Penting, Pj Gubernur Kaltim Sebut UMKM Pilar Kekuatan Ekonomi

Dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Taufik Hanafi menuturkan para tokoh masyarakat adat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan IKN. Hadir dalam pertemuan itu Sultan Kutai ing Martadipura Muhammad Arifin, Sultan Paser Muhammad Jarnawi, Kepala Adat Dayak Kenyah Ajang Tendung dan Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar Syarifuddin HR.

Dalam pertemuan itu, para tokoh adat ini memberikan masukan kepada Presiden. Mulai dari pentingnya memperhatikan kearifan lokal, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta aspek budaya yang harus mendapat perhatian dalam pengembangan IKN. (nta)