Kapolda Kaltim Terpaksa Hentikan Program Beasiswa, Ada Apa?

Kapolda Kaltim Terpaksa Hentikan Program Beasiswa, Ada Apa?
Kapolda Kaltim Irjenpol Nanang Avianto. (Ist)

SAMARINDA – Sempat beredar bahwa Polda Kaltim akan menghentikan beasiswa yang telah diberikan sebanyak empat kali. Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto membenarkan hal tersebut.

Irjenpol Nanang Avianto mengatakan, Polda Kaltim telah bekerja sama dengan Poltekkes Kementerian Kesehatan Kaltim untuk program beasiswa tersebut dan sudah berjalan sejak tahun 2014.

“Tahun 2014 dan 2015 sudah ada 50 anggota Polri yang sudah selesai belajar. Saat ini personel Polda Kaltim yang belajar ada sebanyak 14 orang. Jika lancar maka 14 orang itu akan menyelesaikan pendidikan dua tahun lagi,” ucap Irjenpol Nanang Avianto, Rabu (7/8/2024).

Ia menyebutkan, dihentikannya program beasiswa pada tahun 2024 ini lantaran adanya kepentingan operasional menghadapi Pilkada.

“Selain menjelang menghadapi Pilkada, juga pembangunan IKN yang juga memerlukan kehadiran personel maka program beasiswa tahun ini ditunda dulu,” ujarnya.

Baca Juga  Forkompimda Kukar Tabur Bunga Peringati Peristiwa Merah Putih Sangasanga

Kapolda Kaltim tak semerta-merta menghentikan beasiswa tersebut. Melainkan akan melanjutkan program beasiswa.

“Kita hanya memerlukan kehadiran personel Polri, yang mana saat ini pembangunan IKN sangat diperlukan. Kami akan melanjutkan program beasiswa untuk anggota Polri ini. Tetapi, untuk waktunya akan kami informasikan lagi,” tutup Irjenpol Nanang Avianto.

Sebelumnya diketahui para orang tua resah, lantaran Polda Kaltim diduga hendak menghentikan beasiswa yang diberikan oleh Polda Kaltim bersama Pemprov. Sebagaimana disampaikan Biro Hukum Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Sudirman.

“Anak mereka mengikuti tes atau seleksi untuk kemudian diterima sebagai mahasiswa di universitas kesehatan di Samarinda. Ini sebenarnya merupakan program yang memang telah disepakati bersama-sama antara Polda Kaltim dan Pemprov Kaltim. Namun, dalam beberapa hari ini timbul keresahan orang tua, karena ada wacana program beasiswa itu dihentikan,” ungkap Sudirman, Jumat (2/8/2024).

Baca Juga  Jembatan Ing Martadipura Kota Bangun Ditutup Selama Tiga Hari, Ada Apa?

Keresahan dari orang tua itu, pasalnya telah mengeluarkan biaya untuk keperluan selama masa seleksi. nak-anak mereka telah selesai mengikuti semua tahapan dan dinyatakan lolos sebanyak 35 orang.

“Adanya informasi yang disampaikan Kapolda Kaltim, dalam satu atau dua hari mahasiswa ini dikembalikan ke asal mereka. Ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemberhentian program beasiswa ini,” ujarnya.

Diketahui, program beasiswa ini bukan hanya sekali dilakukan tetapi ini sudah yang keempat kalinya diberikan oleh Polda Kaltim bersama Pemprov Kaltim.

“Para mahasiswa yang notabenenya anggota polri dari Polres yang akan mengikuti pendidikan terkait dengan keperawatan, sarjana yang berbasis kesehatan. Program ini bentuk kerja sama dalam bidang Dokes Polres Kubar, Polres Mahulu, Polres Bontang, Polres Berau dan lainnya. Mereka ini kiriman untuk mengikuti seleksi itu, dan 35 orang lolos untuk mengikuti perkuliahan,” tutur Sudirman.

Baca Juga  Pemanfaatan Hasil Vegetasi dan Ekowisata Kurangi Kehilangan Mangrove Kaltim

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada surat edaran dari Polda Kaltim terkait pemberhentian program beasiswa, hanya secara lisan yang didapat oleh orang tua. (nta)