Kendala Administrasi Bikin Program Makan Bergizi Gratis di Samarinda Kembali Diundur

Kendala Administrasi Bikin Program Makan Gratis di Samarinda Kembali Diundur
Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin. (Komparasinews)

SAMARINDA – Program Makan Bergizi Gratis (MBZ) di Samarinda kembali diundur. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda Asli Nuryadin menyebut penundaan ini dikarenakan adanya kendala pada administrasi.

“Program ini awalnya akan dilaksanakan pada tanggal 6 Januari, lalu diundur menjadi 13 Januari. Tetapi masih perlu ada yang diklirkan secara administrasi oleh tim di perpanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional (BGN) di sini,” kata Asli, Jumat (17/1/2025).

Dia menyebut program makan bergizi ini merupakan inisiatif pusat dengan BGN dan TNI sebagai leading sector. Mengingat BGN hingga saat ini belum memiliki kantor perwakilan di Samarinda, maka pihaknya turun melakukan komunikasi dengan TNI di daerah.

Baca Juga  Wagub Kaltim Minta Para Pejabat Eselon Bayar Zakat Melalui Baznas

Kata Asli, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Wali Kota telah menyiapkan dukungan berupa penyiapan lokasi dapur umum di setiap 10 kecamatan. Dari 10 titik yang direkomendasikan oleh Pemkot, baru 3 yang kabarnya dimanfaatkan untuk pelaksanaan percontohan tahap awal. operasional dapur umum tersebut tetap diatur oleh pusat, termasuk standar alat masak, menu, dan pembiayaan.

“Untuk masuk ke sana juga tetap diatur oleh pusat, BGN atau Badan Gizi Nasional. Misalnya nanti untuk kepentingan di dalamnya, alat masak, komponen-komponen, termasuk menu-menu, dan segala macam pembiayaan,” ujarnya.

Untuk tahap awal, akan ada 8 sekolah akan dilakukan uji coba makan gratis. Yakni TK Salsabila 52 siswa, TK Islam Bunayya 59 siswa, SDN 004 Samarinda Utara 510 siswa, SDN 003 Samarinda Utara 878 siswa, SMPN 29 Samarinda 672 siswa, SMKN 16 Samarinda 417 siswa, MTs Darussalam 157 siswa, Pesantren Darul Falah 260 siswa, total keseluruhan ada 3.005 siswa yang menjadi penerima manfaat program ini.

Baca Juga  Wali Kota Samarinda Ngaku Terharu Saat Resmikan Lima IPA Sekaligus, Ada Apa?

“Untuk dapur umum akan ditempatkan di wilayah Samarinda Utara untuk mendukung distribusi makanan ke sekolah-sekolah tersebut,” kata Asli.

Kendati menghadapi kendala, Disdikbud Kota Samarinda menekankan kesiapan mereka dalam mendukung program ini. 

“Prinsipnya kita menunggu saja. Menunggu nanti kalau misalnya pelaksanaan segala macam, apa yang bisa kita support, kita akan support ya. Tetapi sesuatu yang sudah menjadi tanggung jawab besar tertentu, tidak mungkin kita masuk ke arah sana,” tandasnya. (nta)

Baca Juga  Kedapatan Jualan di Atas Drainase, Belasan PKL Kukar Jalani Sidang Tipiring
slot gacor hari ini situs gacor toto slot login situs toto slot gacor