JAKARTA – FIFA resmi menetapkan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026. Turnamen tersebut rencananya digelar di Jakarta dan menjadi ajang persahabatan internasional yang mempertemukan negara-negara dari berbagai konfederasi.
FIFA Series yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series merupakan ajang dua tahunan yang pertama kali diselenggarakan pada 2024. Turnamen ini dirancang sebagai wadah pertandingan uji coba lintas benua, sekaligus memberi kesempatan bagi tim nasional untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional dengan variasi lawan yang berbeda.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut kepercayaan FIFA kepada Indonesia sebagai momentum penting yang harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia.
“Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ujar Erick dikutip dari web PSSI, Senin (19/1/2026).
Dalam FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta, Indonesia akan bersaing bersama tiga negara lain dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Turnamen ini juga menjadi sorotan karena akan menjadi ajang debut pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang resmi diperkenalkan sebagai nakhoda Skuad Garuda pada Selasa (13/1). Kehadiran Herdman diharapkan membawa warna baru dalam pembentukan tim, sekaligus menjadi langkah awal persiapan menuju agenda besar berikutnya.
Berdasarkan peringkat FIFA terkini, Indonesia berada di posisi 122, sementara Bulgaria di peringkat 88, Kepulauan Solomon di peringkat 152, dan St. Kitts and Nevis di peringkat 154.
Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah dinilai tidak hanya menjadi bukti meningkatnya kepercayaan internasional terhadap kemampuan Indonesia menggelar event sepak bola, tetapi juga membuka peluang strategis bagi Timnas untuk berkembang melalui uji tanding dengan lawan berkarakter berbeda.
Secara global, FIFA Series 2026 akan diikuti 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim. Ajang ini digelar pada jendela pertandingan internasional Maret hingga April 2026.
FIFA mencatat jumlah peserta tersebut mewakili hampir 25 persen dari 211 Asosiasi Anggota FIFA, sehingga hampir seperempat komunitas sepak bola dunia terlibat dalam turnamen ini. Sebanyak 11 Asosiasi Anggota FIFA akan menjadi tuan rumah, dengan Rwanda dipercaya menggelar dua grup sehingga total menjadi 12 grup.
Inisiatif FIFA Series 2026 mencakup sembilan grup putra dan tiga grup putri, dengan keterwakilan dari enam konfederasi FIFA yang menegaskan skala global turnamen ini. Untuk kategori putra, tuan rumah yang telah dikonfirmasi meliputi Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara pertandingan kategori putri akan berlangsung di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand. (Zu)












