Disdikbud Kukar Gandeng MUI Cegah Degradasi Moral di Kalangan Pelajar

Disdikbud Gandeng MUI Kukar Cegah Degradasi Moral di Kalangan Pelajar
Disdikbud Kukar dan MUI Kukar sepakat kerja sama program Gema. (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dalam upaya pencegahan degradasi moral di kalangan pelajar. Serta penguatan Gerakan Etam Mengaji (Gema) yang menjadi program dedikasi Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati (Wabup) Rendi Solihin.

“Kerja sama dengan MUI Kukar sangat penting, karena menyangkut penguatan program Kukar Idaman,” kata Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor.

Baca Juga  Bakal Tindak Tegas, Pemerintah Selidiki Dugaan TPPO dalam Masuknya Pengungsi Rohingya

Cita-cita mewujudkan generasi emas ke depannya, dikatakan Thauhid, bagi para pelajar yang kuat ilmu pengetahun dan teknologi (Imtek) dilengkapi dengan Iman dan takwa (Imtak). Untuk mewujudkan itu semua, harus melibatkan berbagai sektor.

“Memajukan pendidikan adalah tugas bersama,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua MUI Kukar Irianto mengapresiasi kerja sama dengan Disdikbud. Dalam upaya pembentukan akhlakul karimah bagi kalangan pelajar. Agar tidak terjadi degradasi moral.

“Kemajuan teknologi sudah tidak terbendung lagi melalui ponsel, minimal ada filter yang baik, agar tidak tergiring dengan info hoaks,” ujarnya.

Baca Juga  Komitmen Pemberantasan Narkoba, BNNP Kaltim Musnahkan Belasan Gram Sabu-Sabu

Kerja sama lainnya, bagaimana melindungi generasi pelajar, dari cengkeraman bahaya peredaran Narkoba. “Bagaimana mau menciptakan generasi emas, jangan sampai pelajar di Kukar terjerumus narkoba,” tegasnya.

Pihaknya menambahkan kerja sama antara kedua lembaga tersebut akan memperkuat program Gema. Kukar pernah menjalankan aksi membaca Al-Qur’an berjemaah sepanjang turap Tenggarong hingga Taman Kota Raja. (zu)