Bupati Kukar Resmi Lepas Kirab Pemuda Nusantara Menuju Titik Nol IKN

Bupati Kukar Resmi Lepas Kirab Pemuda Nusantara Menuju Titik Nol IKN
Suasana pelepasan Kirab Pemuda Nusantara di Halaman Kedaton, Tenggarong. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melepas Kirab Pemuda Nusantara dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022 menuju Titik Nol Ibu Kota Nusantara, Kamis (27/10/2022) pagi di Halaman Kedaton, Tenggarong.

Dalam pelepasan itu Edi didampingi Sultan Kutai Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Asrorun Ni’am Sholeh, Wakil Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian serta Unsur Forkopimda.

“Semangat para pemuda, tatap masa depan berkarya, inovatif dan berdaya saing,” kata Edi Damansyah seraya mengangkat bendera petaka bertanda dilepasnya peserta kirab yang diikuti pemuda dari 34 provinsi di Indonesia itu.

Baca Juga  Disiapkan Jadi Daya Tarik Wisata Baru, Taman Kota di Tenggarong Bakal Punya Konsep Berbeda

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, kata Edi, menaruh perhatian besar terhadap keberadaan atau eksistensi para pemuda. Kebijakan dan kegiatan pun diselaraskan dengan karakter para pemuda.

Sebagaimana identifikasi isu-isu strategis pada Renstra Dispora Kukar tahun 2021-2026, paling tidak ada dua. Di antaranya bersentuhan langsung dengan eksistensi pemuda di Kukar, yaitu masih kurangnya pengembangan pemuda yang unggul dan berdaya saing dalam pembangunan daerah. Kedua, masih minimnya keterlibatan pemuda dalam dunia kewirausahaan.

Baca Juga  Unik dan Syahdu, Lanjong Art Festival 2025 Resmi Dibuka di Tenggarong

“Pemkab Kukar terus melakukan upaya untuk untuk meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian pemuda dalam pembangunan daerah. Salah satu sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya keterampilan dan kemandirian pemuda berbasis enterpreneurship, serta meningkatnya peran serta organisasi kepemudaan dalam peningkatan kualitas anggotanya,” papar Edi.

Pihaknya menambahkan pemuda adalah asset sekaligus modal masa depan bangsa. Setiap generasi memiliki karakteristik yang tidak dimiliki oleh generasi lainnya.

“Karakteristik itu di antaranya memiliki semangat kejuangan, kesukarelaan, tanggung jawab dan ksatria, memiliki sifat kritis, idealis, inovatif, progresif, dinamis, reformis dan futuristik,” tandasnya. (zu)