Disiapkan Jadi Daya Tarik Wisata Baru, Taman Kota di Tenggarong Bakal Punya Konsep Berbeda

Salah satu taman kota di Tenggarong, Taman Tanjong. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyiapkan konsep tematik untuk pengelolaan taman-taman kota di Tenggarong. Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kukar M Ridha Fatrianta mengatakan, penataan taman menjadi perhatian serius.

Menurutnya, keberadaan banyak taman harus diimbangi dengan pengelolaan kreatif agar tidak terkesan monoton.

“Ya, nantinya kita perlu memikirkan agar setiap taman punya tema masing-masing, tidak sama satu dengan lainnya. Misalnya Taman Kota Raja konsepnya berbeda dengan Taman Tanjong, sehingga ada variasi,” ucapnya kepada Komparasinews.

Ridha menambahkan, arahan serupa juga telah disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kukar Rendi Solihin saat kunjungan kerja. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar pertemuan khusus membahas strategi pengembangan wisata di Kecamatan Tenggarong.

Baca Juga  Prabowo Tegaskan Polri Harus Makin Profesional dan Berbakti kepada Bangsa

Selain taman kota, Kukar juga memiliki potensi wisata beragam mulai dari Pulau Kumala, wisata alam, wisata buatan, hingga wisata budaya. Dia menyebut semua destinasi tersebut perlu dikelola secara serius agar berdampak nyata pada daerah.

“Kukar ini kaya akan destinasi. Jadi memang masih banyak yang perlu dikembangkan, bukan hanya yang ada di pusat kota, tapi juga di kecamatan-kecamatan,” jelasnya.

Baca Juga  Dispora Kukar Tetap Siapkan Run Street 2026, Aji Ali Husni: “Pelayanan Harus Jalan, Meski Anggaran Terbatas”

Ridha menegaskan, pengembangan pariwisata tidak bisa hanya ditopang oleh Dinas Pariwisata. Dukungan OPD lain, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat ekosistem pariwisata daerah.

“Pariwisata tidak bisa jalan sendiri. Perlu ada sinergi lintas sektor, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Dengan begitu, pengelolaan destinasi bisa berkelanjutan,” tuturnya.

Dengan penerapan konsep tematik, ia berharap taman-taman di Tenggarong dapat menjadi ruang publik yang sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan.

“Kita harap konsep ini bisa sekaligus memperkaya nilai dan pengalaman wisatawan ketika berkunjung ke Kukar,” tandasnya. (fjr)