
SAMARINDA – Komisi IV DPRD Samarinda meminta Dinas Kesehatan memberi imbauan kepada para orang tua. Agar tidak panik ketika anak mengalami sakit seperti demam, batuk, atau flu untuk mengantisipasi penyakit Gangguan Ginjal Akut (GGA)
Belajar dari pengalaman penanganan, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan bahwa sikap panik justru membuat sistem imun melemah. Sehingga mengakibatkan penyakit lebih leluasa menguasai kesehatan tubuh.
“Karena bagaimanapun, kita sudah belajar dari kasus Covid sebelumnya. Begitu kepanikan terjadi, imunitas turun,” ujar Deni, Senin (31/10/2022).
“Apalagi ketika ini menyangkut masalah anak, pasti orang tua ini paniknya luar biasa,” sambungnya.
Deni mengatakan anggota Komisi IV DPRD Samarinda akan turun tangan mengedukasi masyarakat di daerah pilih masing-masing. “Kami akan memberikan edukasi pemahaman bahwa insyaallah GGA ini bisa kita lewati,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra itu berharap tidak ada temuan kasus GGA di Kota Samarinda. Sebab menurutnya penemuan satu kasus saja sudah akan bisa menimbulkan kepanikan yang luar biasa.
“Kami dari Komisi IV sekali lagi meminta kepada Dinas Kesehatan untuk betul-betul melakukan tindakan preventif yang luar biasa. Supaya jangan sampai terjadi kasus ini ditemukan,” pungkasnya. (nta)












