Dorong Literasi Melalui Buku Mulok, Sri Puji Harapkan Anak Didik Paham Budaya

Pembelajaran Pancasila pada Anak, DPRD Samarinda Terima Kunjungan Al-Azhar Syifa Budi
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menghadiri peluncuran buku muatan lokal (Mulok) di lapangan parkir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Senin (12/12/22). Buku ini ditulis dan disusun oleh guru Mulok Kota Samarinda.

“Sebenarnya ini sudah lama direncanakan, hanya saja baru bisa diwujudkan. Mau bagaimana pun Mulok memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini, seperti bahasa, budaya, seni tari, seni musik serta mulok lainnya,” ungkap Puji usai agenda.

Baca Juga  Turun Langsung ke Pasar Pagi, Wakil Rakyat Sebut Tak Perlu Rombak Total

Baginya, mulok adalah literasi pendidikan dan budaya yang perlu diketahui dari tingkat paling dasar, yaitu TK dan membutuhkan peran aktif orang tua.

“Kami akan memperluas dan memperkenalkan budaya Samarinda melalui literasi. Ini akan berpengaruh terhadap pendidikan karakter mereka,” ujarnya.

Menurut Puji, solusi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menghambat perkembangan global yang sudah sangat cepat, salah satunya adalah mulok yang diterapkan kepada anak didik.

Baca Juga  Rendi Solihin Gunakan Hak Suara di Kampung Halaman, Optimistis Menang Telak di TPS-nya

“Perwali Pendidikan karakter di sekolah, nah seperti ini salah satu wujudnya. Perwali tidak hanya kertas tetapi wujud nyata yang akan diimplementasikan sesuai kewenangan daerah,” bebernya.

Dia berharap melalui mulok, anak didik mampu mengenal karakter, seni, etika, keterampilan dan juga budaya sendiri.

“Sehingga anak-anak tidak lagi mem-bully ataupun kekerasan, yang ada hanya timbul rasa cinta pada Pancasila secara berlahan. Ini langkah awal dalam menyambut Indonesia emas 2045,” harapnya. (nta)