KUTAI KARTANEGARA – Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) resmi berakhir. Closing ceremony digelar pada Jumat (14/7) malam di Taman Kota Raja, dengan ratusan masyarakat tampak antusias meramaikan acara tersebut.
Berbagai kesenian tari Indonesia ditampilkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut, termasuk para mahasiswa penerima beasiswa BSBI dari sembilan negara juga menjadi talent penari untuk melestarikan kebudayaan nusantara.
Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid yang turut hadi pada malam itu mengatakan, sangat mendukung kegiatan positif demi membuat nama Kukar dan budayanya semakin eksis dikenal banyak orang.
“Harapannya seni budaya yang ada di kabupaten Kukar bisa dilestarikan dan bisa lebih masyarakat,” kata Rasid.

Setelah agenda tersebut sukses digelar, Rasid juga memberikan catatan kepada pihak pemerintah agar memperhatikan kondisi sanggar-sanggar lokal yang mewadahi pembinaan para pelaku seni.
“Sanggar di Kukar ini banyak, tinggal bagaimana dinas terkait itu melaksanakan pembinaan yang lebih intens lagi,” sebutnya.
Hal itu ia sampaikan agar terciptanya generasi yang terus melestarikan seni budaya ini, dan selalu mengevaluasi setiap kekurangan yang terjadi.
“Tadi orang bule aja bisa nari Jepen, nah orang kita juga seharusnya jauh lebih bisa lagi,” tutupnya. (zu)












