SAMARINDA – Calon presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan bertemu dengan ratusan relawan Anies-Muhaimin dari berbagai kota dan kabupaten se-Kaltim di Da Coffee Samarinda Seberang dalam tajuk “Desak Anies”, Kamis (11/1/2023) sore. Acara ini merupakan agenda kampanye terakhir Anies di Samarinda.
Acara yang gagas dengan mode tanya jawab tersebut mempertanyakan gagasan yang diusung Capres-Cawapres 01. Serta komitmennya soal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Anies Baswedan mengatakan masih banyak pembangunan di Kalimantan yang lebih urgen untuk direalisasikan ketimbang melanjutkan IKN. Yakni pembangunan 40 kota setara Jakarta dan transportasi kereta api penghubung antarprovinsi Kalimantan.
Selain itu, Anies mengatakan masih banyak sektor-sektor yang membutuhkan perbaikan seperti pendidikan, infrastruktur, kesehatan, bahkan perekonomian. Dia menilai, anggaran besar yang dialokasikan ke pembangunan IKN, seharusnya bisa dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat Kaltim.
Dia menjanjikan jika Capres-Cawapres 01 menang Samarinda, Kaltim masuk daftar 40 kota maju yang diusung setara Jakarta.
“Hari ini saya berkesempatan menyapa masyarakat Samarinda dan juga mengemukakan gagasan untuk melakukan pemerataan pembangunan,” katanya.
Pemerataan pembangunan, jelasnya, bukan saja satu kota diinvestasikan dibangun. Tetapi kami dorong untuk bisa membangun 40 kota setara ibu kota Indonesia. Infrastruktur dasar seperti air bersih, pengendalian banjir, dan pengolahan sampah menjadi prioritasnya untuk Samarinda.
“Kita akan bangun Kota Samarinda menjadi kota sentra ekonomi,” ujarnya.
Selain membangun kota, janji yang ditawarkan Anies selanjutnya yakni membangun jalur serta penyediaan transportasi kereta api. Menurutnya hal ini akan memberikan dampak yang baik untuk perekonomian di Kalimantan.
“Kita akan buat jalur kereta api di Kalimantan, khususnya dari Samarinda, Balikpapan ke Banjarmasin, Palangka Raya dan Pontianak agar semua daerah di Kalimantan bisa terhubung,” tegasnya.
“Tentunya dengan terbangunnya kota dan kereta api di Kalimantan. Perekonomian di Kalimantan akan jauh lebih baik, dan membawa perubahan bagi Kaltim,” tandas Anies. (nta)












