Balikpapan Belum Mampu Raih Kategori Utama KLA, Ternyata Ini Kendalanya

Balikpapan Belum Mampu Raih Kategori Utama KLA, Ternyata Ini Kendalanya
Ilustrasi.

BALIKPAPAN – Balikpapan belum juga mampu meraih kategori utama dalam Kota Layak Anak (KLA). Selama empat tahun terakhir hanya mampu berada di kategori nindya.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak Dinas Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan Mohammad Kosyim menjelaskan, Ada beberapa kendala yang membuat Balikpapan belum meraih kategori utama. Misalnya kalau dari sisi fasilitas, kurang ruang bermain ramah anak.

Contohnya Taman Tiga Generasi yang belum memenuhi indikator ramah anak.

“Kita lihat sendiri bagaimana Taman Tiga Generasi layak atau tidak untuk anak bermain di situ. Kemudian, Balikpapan juga masih lemah dalam sinergitas antara stakeholder, unsur-unsur yang bertanggung jawab tentang kota layak anak,” terangnya dalam pertemuan dengan media massa membahas peranan media dalam mewujudkan Balikpapan menuju KLA, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga  Kinerja Pemkab Kukar Tuai Hasil, Delapan Panji Diraih pada HUT Ke-66 Kaltim

Kata Kosyim, selama ini jajaran terkait terlihat masih berpikir terpisah. Seperti belum bersatu masing-masing fungsi stakeholder untuk mendongkrak status menuju KLA.

“Masih lemah koordinasi dan perannya merasa belum memiliki tentang kota layak anak,” sebutnya.

Karena itu Kosyim berharap, setiap perangkat daerah juga harus memiliki program layak anak. Hal ini menurutnya bukan hanya tugas DP3AKB, melainkan perlu dukungan semua perangkat darah dengan program anak yang saling terintegrasi.

“Saat ini memang sudah dilakukan tetapi pembuktiannya belum tampak atau sulit dibuktikan,” ungkapnya.

Kosyim mencontohkan perihal anak sekolah, Disdikbud belum memiliki sistem atau SOP yang tepat. Terkait bagaimana penanganan anak putus sekolah.

Baca Juga  Pulau Kumala Dikaji Jadi Pusat Sport Tourism, Lapangan Tenis Masuk Rencana Fasilitas Baru

Menurutnya anak putus sekolah ini semestinya mendapatkan penanganan lanjutan. Yang mengakomodasi atau menjamin pendidikannya. Seperti melakukan monitoring anak atau mereka dilarikan ke sanggar kegiatan bersama dan sebagainya.

BALIKPAPAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan menggelar Melalui kegiatan ini diharapkan Balikpapan dapat mengejar predikat Utama KLA.

Disampaikan Kosyim, untuk sampai pada KLA kategori utama, salah satu caranya dengan menggandeng awak media. Untuk menyebarkan kampanye ramah anak. Sehingga seluruh elemen masyarakat dapat memberi pemenuhan hak anak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Balikpapan Adamin Siregar yang membuka pertemuan menuturkan, perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tugas semua masyarakat, termasuk media massa. Kata dia, kampanye yang dilakukan media bisa lebih cepat dan luas penyebarannya. Sehingga bukan hanya tugas pemerintah.

Baca Juga  Kawasan Kumuh Samarinda Diklaim Terus Berkurang, Sekda: Jangan Sampai Bertambah

“Dukungan kami seperti kegiatan ini pertemuan dengan media, apa saja yang bisa dilakukan media untuk penanganan anak,” urainya.

Di samping itu, Diskominfo juga berencana menyiapkan sarana dan fasilitas hotspot. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapat informasi tentang perlindungan anak. (xl)