Disambut Suka Cita, Daleq Jempung Dikukuhkan Pimpin Lembaga Adat Besar Tabang

M Daleq Jempung Liu saat memberi sambutan di hadapan masyarakat.

KUTAI KARTANEGARA – Pemasangan bluko atau topi makhota khas suku Dayak menandai pengukuhan M Daleq Jempung Liu sebagai Kepala Adat Besar Pemangku Adat Besar Dayak Wilayah Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa, (22/2/2022). Prosesi tersebut berlangsung khidmat penuh suka cita.

Berbagai kesenian, budaya, serta tradisi menjadi bagian prosesi pengukuhan M Daleq Jempung Liu sebagai kepala adat. Dikenal sosok yang memiliki kiprah besar dalam perkembangan di Kecamatan Tabang, masyarakat antusias mengikuti prosesi pengukuhan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Tabang itu dihadiri langsung Bupati Kukar Edi Damansyah. Juga turut hadir Dandim 0906/Kukar Letkol Inf Jeffry Satria, Wabup Kukar Rendi Solihin, anggota DPRD Kukar Betaria Magdalena, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar Rinda Desianti, Camat Tabang Paisyal, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Tabang, beberapa Kepala Desa yang berada di Kecamatan Tabang. Juga hadir sejumlah tokoh adat serta perwakilan perusahaan diantaranya.

Baca Juga  Jalan Poros Kota Bangun-Kenohan Rusak, Pemkab Kukar Minta Perusahaan Ikut Tanggung Jawab

Bupati Kukar Edi Damansyah berharap di bawah kepemimpinan M Daleq tradisi, seni, dan budaya leluhur yang ada di Tabang mampu dipertahankan, ditingkatkan dan dikibarkan lebih luas lagi. Bukan hanya di Kukar, namun juga hingga tingkat nasional, sehingga nantinya tradisi, seni dan budaya leluhur yang ada tersebut menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kukar.

Bupati juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat adat Tabang yang sudah berkontribusi dalam melestarikan adat istiadat, budaya dan tradisi luhur yang ada. Serta dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban yang berjalan dengan baik selama ini.

“Saya optimistis dengan tangan dingin saudara saya ini akan bisa membawa perubahan, akan bisa membawa peningkatan, khususnya untuk menjaga tradisi, seni dan budaya yang ada di Tabang,” ujarnya.

Baca Juga  Menteri Pariwisata Tekankan Pelestarian Budaya, Erau Adat Kutai 2025 Jadi Simbol Identitas Bangsa

Bupati juga berharap keberadaan lembaga Kepala Adat Besar tersebut bisa membangun komunikasi dan koordinasi yang harmonis. Baik dengan Pemerintah Daerah maupun dengan mitra pemerintah seperti dunia usaha yang merupakan salah satu pilar penting pembangunan di daerah.

“Saya berharap keberadaan investasi yang ada di Kukar khususnya di Tabang ini bisa dijaga, bisa dikawal oleh masyarakat bersama-sama dengan masyarakat adat dan lembaga adat yang dibawahi Kepala Adat Besar Dayak Kecamatan Tabang,” harapnya.

Diwartakan sebelumnya, Daleq Jempung Liu menjadi salah satu saksi sekaligus pelaku sejarah perkembangan Kecamatan Tabang. Baik dari sisi budaya hingga perkembangan infrastruktur di kecamatan terjauh dan terluas di Kukar itu.

Beragam kiprah yang dilakoni Daleq Jempuq Liu, sukses membuat dirinya dipercaya menjadi Kepala Lembaga Adat Besar Pemangku Adat Besar Kecamatan Tabang. Ketokohan Daleq tak bisa dimungkiri, dia dipilih melalui musyawarah yang digelar pada akhir 2021 lalu.

Baca Juga  PWI Kaltim Siap Hadiri HPN Kalimantan Selatan

Nilai-Nilai kearifan lokal warga adat di Kecamatan Tabang membuat kecamatan ini dikenal dengan toleransi tinggi dan kedamaian. Tabang yang tercatat penduduknya mayoritas beragama kristen, pernah sukses menjadi penyelenggara Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kukar tahun 2019 silam.

Daleq saat itu tercatat sebagai Camat Tabang yang menggawangi acara. “Masyarakat Tabang memang berupaya menjaga nilai-nilai adat dan budaya. Termasuk menjunjung tinggi kerukunan,” terangnya. (man)