BANDUNG – Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim sudah menyusun Program Pengembangan Kawasan Perkebunan Berbasis Korporasi Petani di Kabupaten Paser tahun 2024-2026. Sebagai proyek utama yang bertujuan untuk penumbuhan dan penguatan kelembagaan petani.
“Korporasi petani perkebunan kita dorong dengan berbagai bantuan, membuka akses petani pada permodalan sehingga bisa meningkatkan usahanya, memudahkan petani mendapatkan benih, bantuan saprodi sehingga produktivitasnya bisa maksimal,” Kepala Disbun Kaltim Ahmad Muzakkir dalam kunjungan dan koordinasi Pengembangan Kawasan Perkebunan Berbasis Korporasi di Bandung, Senin (29/5/2023).
Dijelaskan, korporasi petani sebagai salah satu upaya membantu kelompok petani dalam jumlah besar dan membekali kelompok petani tersebut dengan manajemen, aplikasi, serta cara produksi dan pengolahan yang modern dengan penguatan dari hulu ke hilir. Sehingga diharapkan petani di Kaltim khususnya di Paser, mendapatkan keuntungan lebih besar.
Program ini menurut Muzakkir adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan kemitraan dan kepanjangan tangan para petani dalam berwirausaha bersama di bidang pertanian khususnya komoditas perkebunan dan usaha masyarakat.
Salah satu strategi dan terobosan untuk terus mengawal peningkatan produktivitas tanaman perkebunan dan kesejahteraan petani merupakan suatu prioritas. Yaitu terbentuknya kelembagaan petani yang kuat dan mampu bekerjasama melalui kemitraan. (xl/advdiskominfokaltim)












