Dua Hari Hujan Deras, Puluhan Titik di Samarinda Terendam Banjir

Dua Hari Hujan Deras, Puluhan Titik di Samarinda Terendam Banjir
Aparat keamanan bersiaga saat banjir di Samarinda. (Polresta Samarinda)

SAMARINDA – Sejumlah kelurahan di Samarinda terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi di selama dua hari terakhir. Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut setidaknya ada 50 titik banjir yang dirasakan langsung dampak dari curah hujan yang tinggi tersebut.

“Saya sangat merasa prihatin atas musibah banjir yang terjadi apalagi ada warga kita yang rumahnya sampai kemasukan air. Dan ada pula warga yang rumahnya tertimpa longsor,” tuturnya saat memimpin Rapat Siaga Banjir dan Longsor di Ruang Mangkupelas Balai Kota, Selasa (2/5/2023) sore.

Baca Juga  Kutai Kartanegara Capai Progres Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan Tertinggi Se-Kaltim

“Ini bukan kita bicara karena sebagai pejabat, akan tetapi seharusnya kita sebagai manusia juga ikut prihatin dan menolong. Apalagi yang tertimpa musibah ini keluarga atau kerabat kita. Apakah ini belum cukup untuk mengugah perasaan didalam diri kita, untuk membantu,” sambung orang nomor satu di Kota Tepian ini.

Karenanya Andi Harun menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan tindakan teknis sebelum dan sesudah banjir. Supaya cepat tanggap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Jangan menunggu perintah. Inisiatif dalam bekerja sangat penting diutamakan. Apakah kita tidak kasihan kepada petani sayur mayur apabila sayurnya terendam? Itu berarti mereka itu sudah gagal panen,” tegasnya.

Baca Juga  Produksi Perikanan Kukar Penuhi 60 Persen Kebutuhan di Kaltim

“Dan di dalam pikiran mereka itu sudah pasti rugi. Mungkin saja pupuknya mereka itu masih ngutang. Belum lagi masyarakat kita yang kurang mampu, tempat tidur mungkin sudah terendam banjir,” imbuhnya.

Mantan Legislator Kaltim ini pun meminta kepala seluruh OPD terkait agar cepat memberikan bantuan. Kepada OPD terkait, Andi Harun memerintahkan penanganan 50 titik banjir tersebut dimasukkan semua di dalam APBD.

Baca Juga  47 Mobil Pemadam Diharapkan Perkuat Penanggulangan Kebakaran di Kukar

“Lakukan tinjauan ke lapangan, dan langsung cepat lakukan tindakan apa yang harus dilakukan di setiap titik ini,” pungkasnya. (xl)