Garuda Muda Ngamuk di GBK, Raven Cetak Double Hattrick

Foto : Selebrasi penyerang timnas U-23 Jens Raven. (Ist)

JAKARTA – Timnas U23 Indonesia membuka kiprah mereka di Piala AFF U23 2025 dengan kemenangan telak yang layak disebut pesta gol. Dalam laga perdana Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/7), Garuda Muda menggilas Brunei Darussalam dengan skor mencolok 8-0.

Jens Raven Menggila Penyerang anyar Bali United, Jens Raven, tampil beringas dengan mencetak double hattrick. Belum genap dua menit, ia sudah membuka keran gol Indonesia. Laga baru berjalan sembilan menit, brace sudah dikantonginya. Dan itu baru permulaan—Raven akhirnya menutup malamnya dengan enam gol, termasuk satu dari titik penalti dan satu aksi solonya menit 62.

Baca Juga  Dispora Kukar Sebut Futsal KNPI Cup 2025 Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal dan Ruang Kreativitas Pemuda

Statistik mencengangkan penguasaan bola 85% dan total 28 tembakan (14 on target) memperlihatkan dominasi total Garuda Muda. Brunei, yang hanya mampu melepaskan satu tembakan sepanjang laga, tampak tak berdaya sejak peluit awal.

Pemain lain bersinar selain Raven, gelandang Arkhan Fikri menyumbang gol ketiga lewat sambaran tajam di menit 20, dan Rayhan Hannan melengkapi babak pertama dengan roketnya dari luar kotak penalti menit 35.

Rotasi dan ritme Pelatih Gerald Vanenburg melakukan empat pergantian sekaligus di awal babak kedua. Rotasi ini membuat ritme sedikit menurun, namun tetap menunjukkan kedalaman skuad. Meski hanya menambah satu gol di paruh kedua, Garuda Muda tetap menunjukkan dominasi absolut.

Baca Juga  Istana Ungkap Alasan Jokowi Bagi-Bagi Bansos Menjelang Pemilu, Ternyata…

Klasemen dan peluang lolos dengan kemenangan besar dan selisih gol +8, Indonesia kokoh di puncak Grup A, unggul dari Filipina (+2) yang menang atas Malaysia. Hanya juara grup yang lolos otomatis ke semifinal, jadi setiap gol bisa jadi penentu.

Laga berikutnya Indonesia akan menghadapi Filipina pada 18 Juli, diikuti duel klasik kontra Malaysia pada 21 Juli. Dua laga yang bisa jadi ajang pembuktian lanjutan skuad muda anak asuh Gerald Vanenburg. (Zu)