SAMARINDA – Harga gas elpiji yang masih di atas rata-rata menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Dalam hal ini Wakil Wali Kta (Wawali) Samarinda Rusmadi menginstruksikan kepada bagian perekonomian mengundang Pertamina agar bisa melakukan diskusi khusus membahas harga gas elpiji tersebut.
“Dan untuk instansi terkait di lingkungan Pemkot agar tetap pada tugasnya masing-masing dalam ikut pengendalian inflasi di Kota Samarinda, caranya dengan terus memantau perkembangan harga sesuai arahan Menteri Dalam Negeri,” tuturnya usai mengikuti rapat rutin pengendalian inflasi daerah, Senin (17/7/2023).
“Selain melakukan gerakan-gerakan aktif seperti operasi pasar murah untuk meringankan kebutuhan warga,” sambungnya.
Rusmadi mengaku bersyukur angka inflasi Samarinda masih jauh terkendali di angka 3,6 persen di bawah Provinsi Kaltim. Meski begitu, sesuai pesan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, angka inflasi kota Samarinda tetap perlu mendapat perhatian khusus untuk terus diikuti perkembangan harganya.
“Info dari BPS ada beberapa penyebab angka inflasi di Samarinda memang sedikit diatas angka nasional, diantaranya masih tingginya tarif angkutan udara, harga daging ayam ras, dan harga rokok kretek dan bahan pakan yang juga masih melambung,” bebernya. (xl)












