KUTAI KARTANEGARA – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid menanggapi proses pembangunan revitalisasi Pasar Tangga Arung di Jalan Maduningrat, Kecamatan Tenggarong. Dia meminta pihak pemerintah mengkaji ulang proyek tersebut, dengan mempertimbangkan masalah ratusan pedagang yang akan direlokasi ke Lapangan Pemuda Tenggarong.
Relokasi pedagang dianggap perlu perencanaan matang, karena berkaitan dengan nasib penjualan dan anggaran daerah.
“Kalau memang bisa bagaimana agar tidak keluar anggaran dua kali lipat. Jika misalnya dipindahkan di Lapangan Pemuda pasti akan membuat bangunan baru. Yang biayanya tidak sedikit dan lebih ekonomis,” kata Rasid.
Dia menyarankan agar lokasi pemindahan dialihkan ke Pasar Mangkurawang. Karena kondisi lahan yang luas beserta petak-petak yang masih tersedia. Sedangkan di Lapangan Pemuda, Rasid meminta pemerintah pertimbangkan efek dominonya jika pedagang berpindah ke lokasi tersebut. Selain menambah anggaran juga akan mempengaruhi pembinaan anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) Kukar.
“Pembinaan SSB di Lapangan Pemuda sudah cukup bagus. Mereka sudah mencetak pemain unggul seperti Taufany (pemain Timnas Indonesia U-22). Saya khawatir akan memutus proses pembinaan SSB. Dan untuk kembalikan proses pembinaan itu cukup panjang,” jelasnya.
Atas pertimbangan tersebut Rasid berharap ada perencanaan ulang sehingga tidak menimbulkan konflik baru. “Tujuan kita membangun pasar itu kan untuk menata pedagang. Jadi lokasi baru ini harus dikelola dengan baik,” tutupnya. (zu)












