SAMARINDA – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Samarinda menghasilkan cendera mata yang siap dipamerkan pada kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional ke-30.
“Kreatifitas warga binaan merupakan salah satu program kegiatan yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Samarinda. Kegiatan pembinaan ini wajib diikuti oleh warga binaan sebelum bebas sehingga memiliki keterampilan dan dapat membuat lapangan pekerjaan,” ucap Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Hidayat, Rabu (10/6/2024).
Bertempat di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK G’Lasusda), para warga binaan membuat cendera mata yang terbuat dari bahan akrilik, dan kaca mata yang terbuat dari kayu. Serta produk kreativitas lainnya yang merupakan hasil dari pembinaan kemandirian yang diberikan oleh LPK G’Lasusda Lapas Narkotika Samarinda.
“Untuk hasil kreativitas para warga binaan ini akan dipamerkan pada kegiatan MTQ Nasional ke-30 yang rencananya akan dilaksanakan di Kota Samarinda,” ujarnya.
Pada keterampilan ini juga, diharapkan warga binaan ketika telah kembali ke masyarakat dapat memiliki keterampilan sendiri. Bahkan membuka lapangan pekerjaan.
“Dengan kita berikan pembinaan kemandirian ini, diharapkan ketika mereka bebas nantinya tidak lagi tersentuh dengan barang-barang haram. Warga binaan bisa memiliki keterampilan sendiri, apalagi karya mereka akan dipajang, ini menambah semangat mereka untuk terus meningkatkan kreativitas lainnya,” tutup Hidayat. (nta)












