Mahasiswi Unmul Diduga Alami Kekerasan Seksual, Polisi Bilang Begini

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

SAMARINDA – Seorang mahasiswi Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda diduga menjadi korban kekerasan seksual. Kejadian ini terungkap oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unmul usai menerima laporan tersebut pada 12 September 2023 lalu.

Orin selaku Tim Satgas PPKS Unmul mengatakan, pihaknya menelusuri laporan kasus ini. Dia menyimpulkan adanya dugaan kuat kekerasan seksual maupun praktik pemerkosaan yang dialami korban. Di sisi lain, korban masih di bawah umur yakni baru berusia 17 tahun.

Baca Juga  Membandel Meski Kerap Ditegur dan Dirazia, Pemkot Samarinda Bakal Tindak Tegas PKL Penyebab Kemacetan

Diduga pelaku sendiri berinisial K diketahui sebagai mahasiswa di salah satu kampus lain di Samarinda.

“Korban masih di bawah umur, sehingga diketahui sebagai kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur,” kata Orin, Senin (11/12/2023).

Mengenai kejadian tersebut, Orin terus memantau proses penanganan kasus. Hingga saat ini sudah pada tahap penyidikan di Polresta Samarinda. Dia berharap agar pelaku segera dilakukan penahanan.

Saat dikonfirmasi melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda, Rengga Puspo mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kasus tersebut dari Satgas PPKS Unmul pada 18 September 2023.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas SDM, Diskominfo Kukar Ikuti Pelatihan Kehumasan Pemda

“Benar, kasusnya sudah dilaporkan ke Polresta Samarinda,” ujar Rengga, Senin (11/12/2023).

Lebih lanjut, saat ini kepolisian masih terus memeriksa saksi-saksi sekaligus mengumpulkan keterangan dari korban maupun terlapor.

“Masih terus berproses kasusnya dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti. Kasusnya sudah naik menjadi penyidikan,” tegasnya.

Polresta Samarinda saat ini belum melakukan penahanan terhadap terduga pelaku inisial K. Pihaknya masih membutuhkan keterangan para saksi guna memperkuat proses penyidikan.

Baca Juga  Selesaikan Masalah Batas Wilayah, Samarinda Pakai Aplikasi Berbasis Android

“Ini masih terus berproses dan berjalan,” tutupnya. (nta)