Mendagri Klaim Pertumbuhan Ekonomi Nasional Jauh Lebih Baik

Mendagri Tito Karnavian. (istimewa)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengklaim pertumbuhan ekonomi nasional jauh lebih baik. Sebagaimana rilis data pencapaian inflasi nasional bulan Juni dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI yang relatif terkendali.

Dalam rilis yang disampaikan melalui rapat koordinasi langkah konkret pengendalian inflasi daerah yang berlangsung secara virtual, Selasa (4/7/2023), capaian tadi merupakan hasil olahan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut Mendagri, berdasarkan data dari BPS, angka inflasi pada Juni 2023 dari tahun ke tahun sebesar 3,52 persen. Sedangkan dari bulan ke bulan 0,14 persen.

“Angka tadi sebenarnya lebih tinggi dibanding inflasi bulan Mei yang sebesar 0,09 persen. Walaupun lebih tinggi dari bulan kemarin, tapi angka ini boleh dikatakan masih relatif terkendali,” terang Tito.

Baca Juga  Awal yang Buruk, Timnas Indonesia Digulung Iran 0-3 di Piala Asia U-20

Meski begitu, pihaknya menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia selama enam kuartal terakhir ini berada di atas 5 persen. Sehingga Bank Dunia menaikkan status Indonesia dari middle income country menjadi upper middle income country.

“Tetapi dengan catatan kita tetap harus waspada dengan lingkungan global seperti ketegangan politik antara Timur Tengah dan Asia Timur bagian Utara. Ditambah perang antara Rusia dan Ukraina yang juga belum mereda hingga berpengaruh pada ekonomi dunia,” beber Tito.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sendiri, sambungnya, juga telah mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ekonomi di daerahnya harus tetap tumbuh positif dalam enam bulan terakhir menjelang akhir tahun. Caranya dengan memperkuat konsumsi rumah tangga melalui memperbanyak uang beredar.

Baca Juga  Bupati Kutim Minta Dinas Perhatikan Ketersediaan Pupuk untuk Kendalikan Inflasi

“Realisasi APBD juga harus segera dibelanjakan. Agar daya beli di masyarakat bisa lebih kuat ditambah penyaluran bantuan sosial baik tunai dan nontunai juga harus terus berjalan, caranya bisa melalui mengalang warga mampu untuk membantu warga tidak mampu,” tegas pria yang pernah menjabat Kapolri itu.

Ditambah lagi, menjaga ketersediaan barang pokok dengan harga di daerah jauh bisa terjangkau hingga akhirnya inflasi dapat terkendali. Sedangkan di bidang pertanian sendiri Pemda harus memperkuat persediaan pupuk dan penggunaan produk dalam negeri, sambil bersama menjaga stabilitas ketegangan politik yang saat ini sedikit mulai memanas. (xl)