Ragam  

Mengenal Tari Dewa Memanah, Pesona Tradisi Perayaan Erau Kutai Kartanegara

Mengenal Tari Dewa Memanah, Pesona Tradisi Perayaan Erau Kutai Kartanegara
Tarian Dewa Memanah. (istimewa)

KUTAI Kartanegara (Kukar) merupakan salah satu daerah di Kaltim yang kaya warisan budaya. Salah satunya adalah Tari Dewa Memanah.

Dikutip dari Jurnal Seni Tari “Makna dan Simbol Tari Dewa Memanah dalam Upacara Adat Erau di Keraton Kutai Kartanegara” yang disusun Auliana Rizka Luthfitasari, tarian ini menjadi bagian penting dari perayaan adat Erau, sebuah tradisi sakral yang sudah berlangsung selama berabad-abad. Tidak hanya menjadi hiburan, tarian ini sarat makna filosofis yang mencerminkan hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Tarian Dewa Memanah biasanya ditampilkan sebagai bagian dari prosesi adat Erau. Tujuannya untuk membersihkan desa dari energi negatif dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca Juga  'Road to Swara Kutai' Jadi Titik Awal Kebangkitan Musik Lokal

Para penari yang mengenakan busana adat lengkap dengan ornamen khas Kutai, menampilkan gerakan anggun namun penuh kekuatan. Mereka membawa busur dan anak panah, simbol perlindungan dan keberanian yang menjadi inti dari tarian ini.

Dengan iringan musik tradisional seperti gong dan gamelan, suasana tarian terasa magis. Setiap gerakan seolah bercerita tentang peran dewa sebagai pelindung, yang menjaga keseimbangan alam dan masyarakat.

Properti seperti panah dan busur tidak hanya menjadi alat pelengkap, tetapi juga elemen simbolis yang menghubungkan manusia dengan kekuatan ilahi.

Baca Juga  Pengguna QRIS Kaltim Sudah 642 Ribu, Nilai Transaksi Capai Ratusan Miliar

Tarian ini menjadi salah satu warisan budaya yang terus dilestarikan oleh masyarakat Kukar. Dalam upaya menjaga eksistensinya, pemerintah daerah bersama lembaga kebudayaan aktif mempromosikan tarian ini melalui festival budaya, seperti Festival Erau yang telah mendunia. Selain itu, tarian ini juga diajarkan kepada generasi muda sebagai bagian dari pendidikan budaya di daerah tersebut.

Tarian Dewa Memanah bukan sekadar seni gerak, melainkan pesan mendalam tentang harmoni dan keberanian yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di tengah perkembangan zaman, tarian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan leluhur dan merawat hubungan manusia dengan alam. (fjr)

Baca Juga  MHU Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kutai Kartanegara 
situs slot rtp slot gacor