Muara Enggelam Kembangkan Sektor Perikanan, Produknya Tembus Luar Daerah

Muara Enggelam Kembangkan Sektor Perikanan, Produknya Tembus Luar Daerah
Wilayah Desa Muara Enggelam. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis merupakan salah satu wilayah penghasil ikan air tawar di Kutai Kartanegara (Kukar). Terletak di atas Danau Melintang, masyarakat desa ini terus mengembangkan sektor perikananya. Beragam olahan dikelola untuk dijadikan makanan khas atau dijual nelayan.

Kepala Desa (Kades) Muara Enggelam Madi menerangkan, desa di atas perairan ini memiliki banyak potensi perikanan yang menjadi mata pencaharian warga sekitar. Ketiadaan jalan darat membuat semua aktivitas masyarakat menggunakan perahu sebagai alat transportasinya. Alhasil mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan, sisanya sebagai pegawai.

Baca Juga  Panjat Tebing Dulang Emas Pertama Indonesia di Olimpiade 2024 Paris

“Untuk nelayan kami penghasilannya tergantung musim. Kalau musim kemarau hasil ikannya melimpah dan kalau musim hujan ikan agak kurang,” ungkapnya.

Madi mengatakan dari hasil ikan segar yang diperoleh nelayan seperti ikan baung, jelawat, kendia, biawan, dan haruan dijualnya ke pengepul. Yang nantinya dikirim ke Tenggarong dan Samarinda. Bahkan untuk produk ikan asin pemasarannya sudah menembus ke luar daerah seperti Jakarta dan Bandung.

Baca Juga  Pemkot Samarinda Siapkan 222 Bibit Pohon untuk Penghijauan Sepanjang SKM

“Selain itu, ada produk lain yaitu ikan asap yang terkenal di sana. Tetapi hasilnya tidak banyak karena bahannya susah dicari yaitu ikan baung,” jelasnya.

Disebutkan, untuk saat ini yang tengah dibenahi oleh pemerintah desa adalah maraknya aksi ilegal fishing yang sangat meresahkan. Para pelakunya menguasai dan tidak mau berbagi dengan nelayan yang lain.

“Kami berharap dari pemerintah turut serta berperan membenahi illegal fishing di daerah kami di Hulu sana. Upaya ini dilakukan agar nantinya masyarakat bisa sejahtera dan tidak ada lagi illegal fishing,” pungkasnya. (zu)