Pertemuan Y-20, Menteri KLHK Apresiasi Kesuksesan Penanaman Kembali Mangrove di Balikpapan

Pertemuan Y-20, Menteri KLHK Apresiasi Kesuksesan Penanaman Kembali Mangrove di Balikpapan
Suasana Pertemuan ketiga Y-20 di Balikpapan dihadiri langsung Gubernur Kaltim dan Menteri KLHK. (Istimewa)

BALIKPAPAN – Perhelatan Youth-20 (Y20) Pre-Summit memasuki pelaksanaan ketiga. Setelah Palembang, Sumatera Selatan dan Nusa Tenggara Barat, kali ini, Kota Minyak Balikpapan di Kalimantan Timur menjadi tuan rumah dari rangkaian agenda utama perhelatan Y20 Summit, yang nantinya akan digelar Jakarta dan Bandung pada Juli mendatang.

Pertemuan Ketiga Y20 Pre-Summit pada 21-22 Mei 2022 di Balikpapan kali ini mengangkat tema yang menarik, yaitu “Sustainable and Livable Planet” (Planet yang berkelanjutan dan layak huni).

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Kepala Badan Restorasi Lahan Gambut Hartono, Country Director of World Bank for Indonesia and Timor Leste Madam Satu Kahkonen, Sekretaris Kemenpora Jonni Mardizal, Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.

“Selamat datang di ibu kota negara baru Indonesia. Kalian semua dari daerah,” Gubernur Isran Noor saat memberikan sambutan selamat datang pada 3rd Y20 Pre-Summit, dilansir dari akun Facebook resmi Pemprov Kaltim.

Baca Juga  Pemkab Kukar Gelontorkan Anggaran Rp91,5 Miliar untuk Pilkada 2024

Pada kesempatan ini, terkait dengan tema Y20 Pre-Summit, Gubernur Isran Noor menegaskan Provinsi Kalimantan Timur akan terus berupaya memelihara hutan eksisting dan berkomitmen tinggi dalam upaya menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK).

“Dipilihnya Balikpapan sebagai tuan rumah Y20 Pre-Summit tentu akan membuka mata dunia terhadap Indonesia, Kalimantan Timur khususnya Balikpapan. Bagaimana kita merawat hutan. Menjaga lingkungan. Sudah kita buktikan di Kalimantan Timur,” tegas Isran.

Mantan Bupati Kutai Timur ini pun kembali menegaskan pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara sudah tepat dan mendapatkan dukungan dari seluruh pihak. Isran pun menyebut bahwa pembangunan kawasan IKN tetap mempertahankan kelestarian hutan dan lingkungan hidup di sekitar.

“Jangan khawatir, itu tidak akan merusak hutan. Hutannya akan kita lakukan perbaikan di ibu kota nantinya. Karena ibu kota akan dibangun dan dikembangkan dengan konsep green city, forest city, suistanable city, smart city and modern city. Tidak akan ada kota di dunia yang menyamai Ibu Kota Nusantara,” jelas orang nomor satu Benua Etam ini.

Baca Juga  Persoalan Sampah di Kutim Ditargetkan Rampung Tahun Depan

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar berharap para pemuda yang menjadi peserta Pertemuan Ketiga Youth 20 (Y20) di Balikpapan, Kalimantan Timur, 21-22 Mei 2020, mampu menjadi agen perubahan.

“Pemuda adalah agen perubahan dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” ujarnya Nurbaya, dilansir dari antaranews.com

Delegasi pemuda yang hadir di antaranya dari negara India, Arab Saudi, Argentina, Korea Selatan, Jepang, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, termasuk tuan rumah Indonesia dan lainnya di Balikpapan.

Menurutnya, dengan semangat dan tenaga pemuda, maka gerakan perubahan menjadi lebih dinamis dan bisa maju lebih cepat. Hal tersebut karena pemuda bisa cepat beradaptasi pada berbagai perubahan dan perkembangan zaman, antara lain dengan melahirkan ide-ide kreatif dalam semua bidang kehidupan.

Baca Juga  Pj Gubernur Kaltim Harap ke Depan Harus Ada Paradigma “Money Follow Solution”

Dengan tema “Planet yang Berkelanjutan”, ia memberi contoh kesuksesan Balikpapan menanam kembali mangrove di pesisir Balikpapan Barat yang motor penggeraknya adalah anak-anak muda.

Para delegasi dijadwalkan mengunjungi kawasan mangrove tersebut, yaitu di kawasan Mangrove Margomulyo yang sebagian intinya dikelola para siswa SMAN 8 Balikpapan. (Gus)