PPU Perkuat Kualitas Layanan Publik Lewat Pelatihan Penyusunan Proposal Inovasi

Foto : Pemkab PPU gelar Sosialisasi Teknis Penyusunan Proposal Inovasi Pelayanan Publik.

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Sosialisasi Teknis Penyusunan Proposal Inovasi Pelayanan Publik, Selasa (6/5/2025), yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah secara langsung di Aula Kantor Bupati maupun melalui daring.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inovasi dalam mendukung reformasi birokrasi serta mendorong terciptanya layanan publik yang lebih efektif dan efisien.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PPU serius dalam memperbaiki sistem pelayanan. Ini juga menjadi bagian dari persiapan kita mengikuti KIPP 2025 yang digelar oleh Kementerian PAN-RB,” ungkap Waris.

Baca Juga  Bupati PPU Resmikan Turnamen Voli HUT ke-15 Desa Giripurwa

Ia menyampaikan bahwa kualitas pelayanan sangat menentukan citra pemerintah di mata masyarakat. Menurutnya, hal-hal kecil seperti keramahan petugas dan kecepatan proses administrasi menjadi indikator langsung kinerja instansi publik.

“Kita masih sering mendengar keluhan tentang pelayanan lambat atau tidak ramah. Kita harus berubah, karena esensi pemerintah adalah melayani masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa inovasi bukan hanya soal menciptakan hal baru, tetapi juga memperbaiki sistem dan metode lama agar menjadi lebih tepat guna dan berdampak nyata.

Baca Juga  Sekda Optimistis Transformasi Ekonomi Kaltim Terus Berlanjut di 2024

Waris juga menyoroti bahwa salah satu tantangan utama dalam mengikuti kompetisi inovasi adalah kualitas proposal yang masih lemah, terutama dalam dokumentasi dan penyusunan gagasan.

“Kita sering kurang dalam mendokumentasikan inovasi yang sudah berjalan dan kurang teliti dalam menulis proposal. Maka dari itu, sosialisasi ini penting agar kita siap bersaing,” katanya.

Ia mengajak seluruh peserta mengikuti materi secara serius agar ilmu yang diperoleh bisa diterapkan saat menyusun proposal inovasi yang layak dan kompetitif.

Pemerintah PPU berharap pelatihan ini dapat menumbuhkan budaya inovasi di tiap unit kerja. Inovasi diharapkan menjadi kebiasaan dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Puluhan Perusahaan Jepang Jajaki Peluang Investasi di IKN

“Saya yakin jika kita serius, PPU akan mampu bersaing dan menjadi contoh dalam pelayanan publik di tingkat nasional,” tutup Waris. (Adv/zu)