Sugiyono Harap Kenaikan APBD 2023 Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Samarinda

Sugiyono Harap Kenaikan APBD 2023 Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Samarinda
Ketua DPRD Samarinda Sugiyono. (Nita/Komparasinews.id)

SAMARINDA – DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sepakat APBD murni tahun 2023 sebesar Rp3,9 triliun.

Hal itu disetujui dalam kegiatan Rapat Paripurna DPRD Samarinda Masa Persidangan lll Tahun 2022. Dengan agenda persetujuan bersama antara Pemkot Samarinda dan DPRD Samarinda terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2023 di Gedung Sekretariat DPRD Samarinda, Selasa (22/11/2022).

Menanggapi besarnya APBD tahun 2023 tersebut, Ketua DPRD Samarinda Sugiyono mengatakan jumlah yang cukup besar itu tentunya ditopang beberapa hal. Seperti peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK).

Baca Juga  Legislator Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Sistem Zonasi Sekolah

“Peningkatan itu secara langsung berdampak terhadap pembelanjaan yang lebih besar,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Dengan anggaran yang besar tersebut, Sugiyono berharap segenap pemangku pemerintah dapat meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan serta kesejahteraan bagi masyarakat Kota Tepian.

Pasalnya dia menilai APBD digunakan untuk memperbaiki infrastruktur di segala bidang. Mulai dari pendidikan hingga dengan kesehatan di daerah.

Baca Juga  Samarinda Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltim 2022, Ini Target Wali Kota Andi Harun

“Artinya kita bisa lebih banyak membangun sarana yang belum pernah dikerjakan atau belum selesai di tahun sebelumnya,” jelasnya.

Politikus PDIP itu juga berharap Pemkot Samarinda dapat mengalokasikan dan menggunakan APBD sesuai dengan sasaran yang menyentuh masyarakat. Salah satunya yang sudah diwujudkan melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya).

“Saya juga berharap DPRD bisa ikut mengawasi, agar kegiatan ini berjalan tepat sasaran, dan pasti harus optimistis pendapatan bisa sesuai target. Sehingga kegiatan pembangunan untuk kepentingan masyarakat juga lebih banyak dari tahun sebelumnya,” tutupnya. (nta)