JAKARTA – Tanda pagar (tagar) #PrabowoGibran2024 terbit di media sosial (medsos) X milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan menimbulkan kontroversi. Hal ini membuat gerah Koordinator Staf Khusus (Stafsus) Presiden Ari Dwipayana.
Disampaikan, petugas administrasi akun medsos X Kemhan melakukan kekeliruan dengan menuliskan #PrabowoGibran2024 pada konten progres pembangunan perumahan TNI AU di Kompleks Skyhawk, Lanud Raden Sadjad, di Kabupaten Natuna, Kepulauan Natuna, Ahad (21/1/2024).
Karena itu Ari mengingatkan semua jajaran kementerian/lembaga serta TNI-Polri untuk menjaga komitmen netralitas di tengah kompetisi Pemilu 2024.
“Kita harus menyadari era sekarang ini era kompetisi Pemilu, jadi harus benar-benar dijaga netralitas dari seluruh kementerian, lembaga, termasuk ASN TNI-Polri,” sebutnya.
Ari mengatakan arahan Presiden Jokowi dengan tegas menyatakan bahwa netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri penting untuk dijaga oleh semua kementerian dan lembaga. Dia memastikan ada evaluasi terhadap kejadian itu dari internal Kemhan.
“Ada evaluasi dari internal Kemhan,” katanya saat ditanya apakah akan ada sanksi bagi mereka teledor terhadap postingan tersebut.
Hingga Senin siang, tagar Prabowo-Gibran dalam postingan tersebut telah dihapus disertai dengan penjelasan atas kekeliruan tersebut kepada warganet. (xl)












