KUKAR IDAMAN SEP 26

Terobosan Pertama di Indonesia, Kaltim Luncurkan Program Vaksinasi DBD

Terobosan Pertama di Indonesia, Kaltim Luncurkan Program Vaksinasi DBD
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik hadir dalam peluncuran program vaksinasi DBD. (istimewa)

BALIKPAPAN – Untuk pertama kalinya di Indonesia, Kaltim meluncurkan program vaksinasi demam berdarah dengue (DBD) dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan urine dengan metode PCR HPV-DNA. Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik hadir dalam peluncuran yang berlangsung Ahad (12/11/2023) ini.

Kata Akmal, peluncuran program Vaksin DBD dan program Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Pemeriksaan Urine dengan Metode PCR HPV-DNA ini merupakan terobosan pertama di Indonesia.

“Pelaksanaan vaksinasi DBD itu hampir belum pernah dilakukan dan pertama kali dilakukan di Indonesia dan disponsori oleh PT Takeda. Dan terima kasih sudah memberikan sponsor, dibantu Dinas Kesehatan Kaltim,” ungkapnya.

Baca Juga  Pimpinan Ponpes Akui Pelaku Pencabulan Adalah Putranya, Klaim Siap Ikuti Proses Hukum

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu menyebut,  vaksinasi DBD untuk pertama dilakukan di Indonesia adalah di Kaltim. Menurutnya hal ini luar biasa dimana Indonesia mencatat sejarah vaksinasi DBD pertama dilakukan di Balikpapan.

“Balikpapan mencatat sejarah sebagai daerah otonom pertama yang melaksanakan vaksinasi,  karena memang kota ini selalu terdepan dalam melakukan inovasi-inovasi karena walikotanya hebat, masih muda dan selalu melakukan berbagai inovasi yang hebat,” ujar Akmal.

Inovasi yang kedua dilakukan Balikpapan adalah deteksi di kanker serviks yang selama ini menjadi momok bagi ibu-ibu dan perempuan. Diakuinya, biasanya deteksi dini itu dengan rasa malu yang luar biasa karena harus datang ke tempat deteksi karena seperti pemeriksaan kehamilan. Namun kini deteksi dini bisa dilakukan dengan menggunakan urine saja.

Baca Juga  TMMD Ke-114 Muara Kaman Ditutup, Wujud Hadirnya TNI di Tengah Masyarakat

“Ini juga pertama kali dilakukan di Indonesia dan sekali lagi dilakukan di Balikpapan,” tegas Akmal.

Lebih lanjut dikatakan, transformasi kesehatan merupakan satu langkah strategis dalam membangun fondasi yang kokoh bagi kemajuan bangsa. Sebuah bangsa yang sehat ujarnya, pondasi yang tangguh untuk mencapai cita-cita bersama.

“Dalam menghadapi tantangan zaman, kita tidak bisa mengabaikan pentingnya peran kesehatan dalam pembangunan. Perlu adanya transformasi kesehatan yang holistik mencakup dan berkelanjutan,” papar Akmal. 

Baca Juga  Gubernur Doakan Masyarakat Kaltim Dapat Rahmat dan Karunia Tak Terhingga

“Transformasi aspek ini penyembuhan penyakit, juga pencegahan, promosi kesehatan, dan peningkatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas,” pungkasnya. (xl/advdiskominfokaltim)