SAMARINDA – Tim SAR Gabungan (Basarnas) Samarinda mengentikan pencarian bocah berusia 13 tahun bernama Muhammad Fahri. Sebelumnya Fahri dilaporkan hilang di perairan Sungai Mahakam karena terseret arus.
Koordinator SAR Samarinda Riqi Efendi mengatakan, operasi SAR di hari ketujuh ini dibagi menjadi dua SRU. SRU I melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian yakni di kawasan Lampion Garden Jl RA Martadinata (Teluk Lerong) menggunakan rubber boat Basarnas dan menggunakan drone thermal.
Sedangkan SRU II melakukan penyisiran dengan jarak kurang lebih dari TKP ke arah hilir menggunakan speedboat Satpolairud.
“Namun, hingga sore hari pencarian masih nihil. Tidak ada tanda-tanda ditemukannya korban. Hasil koordinasi dengan pihak keluarga dan potensi SAR maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, untuk SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” ujarnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (29/6/2024).
Sebagai informasi, sebelumnya Fahri bersama lima rekannya tengah berenang di perairan sungai mahakam tepatnya di kawasan Teluk Lerong dan berniat untuk melawan arus.
Teman korban mulanya melihat korban mulai terbawa arus mencoba untuk meminta pertolongan, dan melemparkan tali. Fahri sempat memegang tali tersebut, namun naasnya tali itu terputus. Bahkan ada seorang warga yang menghampiri tetapi tidak berhasil, lantaran arus yang sangat deras.
Diketahui, kawasan tersebut telah banyak memakan korban jiwa dan jasadnya ada yang berhasil ditemukan. Adapun yang hingga saat ini tidak ditemukan.
“Sudah ada plang larangan untuk berenang di kawasan ini, karena memang arusnya yang sangat deras tetapi sepertinya belum diindahkan. Pemerintah wajib mempertegas larangan ini,” tutup Riqi.
Sejumlah unsur ambil bagian dalam pencarian terhadap Fahri yang beralamat di Jalan Bukit Barisan, Samarinda, masing-masing Tim Rescue Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, Polairud Baharkam Polri, Polsek KP Samarinda, BPBD Kaltim, BPBD Kota Samarinda, Disdamkar Kota Samarinda, Tagana Kota Samarinda, dan Relawan Kota Samarinda. (nta)












