KUKAR IDAMAN SEP 26

Usulkan Kolaborasi Pendanaan, DPRD Kukar Dorong Pesta Laut Samboja Digelar Tiap Tahun 

Usulkan Kolaborasi Pendanaan, DPRD Kukar Dorong Pesta Laut Samboja Digelar Tiap Tahun 
Anggota DPRD Kukar Dapil IV Wandi. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Daerah Pemilihan (Dapil) IV Wandi mendukung agar Pesta Laut Samboja dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Sebagai upaya menjaga kelestarian budaya masyarakat pesisir.

Menurutnya, Pesta Laut Samboja bukan sekadar agenda tahunan, melainkan tradisi yang memiliki nilai penting bagi masyarakat setempat. Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur atas limpahan hasil laut sekaligus bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Wandi menilai, pelestarian tradisi seperti Pesta Laut Samboja perlu mendapat dukungan bersama, terutama agar tidak hilang dan terlupakan di tengah perkembangan zaman.

“Tradisi seperti ini harus terus kita jaga. Jangan sampai Pesta Laut Samboja yang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat pesisir justru hilang dan tidak lagi dikenal generasi berikutnya,” ujarnya di Samboja, Ahad (18/10/2026).

Baca Juga  Komisi IV Upayakan DPRD Kaltim Jadi Sumber Referensi Pendidikan dan Pelayanan Publik

Di sisi lain, Wandi menyadari bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar yang mengalami penurunan menjadi tantangan dalam mendukung berbagai kegiatan daerah, termasuk agenda kebudayaan.

Karena itu dia mendorong agar pembiayaan Pesta Laut Samboja dapat dikolaborasikan dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurutnya, keterlibatan perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Samboja dan sekitarnya dapat menjadi salah satu alternatif dukungan agar kegiatan budaya tetap terlaksana tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.

Baca Juga  Figur Caleg Jadi Kunci Kemenangan PDI Perjuangan dalam Pemilu 2024 di Kukar

“Di tengah kondisi APBD yang menurun, kita perlu mencari alternatif pendanaan. Salah satunya melalui kolaborasi dengan perusahaan lewat program CSR, sehingga kegiatan pelestarian budaya seperti Pesta Laut Samboja tetap bisa berjalan,” katanya.

Selain persoalan pendanaan, Wandi juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam setiap penyelenggaraan kegiatan kebudayaan. Dia menilai, keterlibatan anak muda dapat menjadi cara untuk mengenalkan tradisi, nilai-nilai adat, serta sejarah budaya masyarakat pesisir kepada generasi penerus.

Dengan terlibat secara langsung, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton. Tetapi juga ikut menjaga dan meneruskan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga  Wali Kota Samarinda Sebut Makin Banyak Masyarakat Tak Peduli Pemilu

Wandi berharap, Pesta Laut Samboja dapat terus digelar secara berkelanjutan melalui dukungan pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta. (fjr/adv)