
SAMARINDA – Kota Samarinda tengah berupaya untuk menjadi Kota Layak Anak (KLA). Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2DA) Samarinda, Senin (13/11/2023).
Rakor berlangsung di Hotel Grand Sawit Palem Ballroom dihadiri berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti. Dia memberikan beberapa saran kepada pemerintah untuk mewujudkan Samarinda sebagai KLA.
Menurutnya, masih banyak yang perlu diperbaiki oleh Pemkot Samarinda. Agar sesuai standar KLA yang ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KemenPPPA). Salah satunya adalah data.
“Data itu penting untuk mengetahui kondisi anak-anak di Samarinda. Apakah hak-hak mereka terpenuhi atau tidak, apakah ada masalah yang perlu ditangani atau tidak,” ujar Puji.
Dia juga menekankan untuk menjadi KLA, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Semua elemen masyarakat harus berpartisipasi dimulai dari instansi terkait, lembaga profesi, media massa, dunia usaha, hingga tokoh masyarakat dan adat.
“Kita harus sama-sama mendukung Samarinda menjadi KLA. Bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga untuk kesejahteraan anak-anak kita,” pungkasnya. (nta)












