Pemkot Samarinda Masuk 10 Besar Indeks Adaptif Implementasi BerAKHLAK

Pemkot Samarinda Masuk 10 Besar Indeks Adaptif Implementasi BerAKHLAK
Andi Harun saat menerima plakat dan piagam penghargaan yang diserahkan Area Business Kaltim Kaltara ACT Consulting International Idham Kholid dan Area Business Kalteng Kalbar ACT Consulting International Abri di Anjungan Karamumus Balai Kota, Kamis (13/4/2023). (Diskominfo Samarinda)

SAMARINDA – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mengimplementasikan core values ASN BerAKHLAK yang diorientasikan pada Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif mendapat apresisasi. Dalam hal ini Samarinda berhasil meraih penghargaan 10 Besar Pemkot dengan Indeks Implementasi “Adaptif”.

Penghargaan ini diberikan oleh Accelerated Culture Transformation (ACT) Consulting/ESQ Group bekerja sama Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“Alhamdulillah, kami apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan ACT Consulting Internasional,” kata Andi Harun saat menerima plakat dan piagam penghargaan yang diserahkan Area Business Kaltim Kaltara ACT Consulting International Idham Kholid dan Area Business Kalteng Kalbar ACT Consulting International Abri di Anjungan Karamumus Balai Kota, Kamis (13/4/2023).

Baca Juga  Disperindag Kukar Operasi Pasar LPG 3 Kg, Fokus di Kecamatan Rawan Kelangkaan

Andi Harun berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi para aparatur sipil negara (ASN) di Samarinda. Dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan semangat perubahan di era kepemimpinannya.

Sementara itu Idham Kholid mewakili Founder ESQ Group Ary Ginanjar menyampaikan, penghargaan tersebut diberikan berdasarkan survei pemetaan dan pengukuran budaya kerja ASN di lingkup Pemkot Samarinda.

Baca Juga  Pemkot Samarinda Klaim Komitmen Tambah Ruang Bermain Ramah Anak

“Kami sudah survei 441 lebih Pemda (Pemkot/Pemkab) dan Pemprov se-Indonesia. Samarinda mendapat nominasi Top Ten Adaptif. Selamat untuk Samarinda, karena tidak semua Pemda dan Pemprov. Ini akan menjadi penambah semangat bagi kota Samarinda, agar terus bisa dipertahankan,” terangnya. (xl)