Masyarakat Adat Muluy Masih Jauh dari Sentuhan Pembangunan

Kepala DPMPD Kaltim, H Muhammad Syirajudin. (Foto: Adpimprov Kaltim)

SAMARINDA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim mengajak keterlibatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kaltim untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar Masyarakat Hukum Adat Muluy, di Desa Swan Selutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser.

DPUPR diharap membantu terkait bidang tugasnnya seperti pemenuhan ketersediaan rumah layak huni, Pengelolaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), hingga MCK.

Baca Juga  Capai Kesepakatan, PT SLJ Global Tbk Segera Bayarkan THR Karyawan

“Kondisinya masih jauh dari sentuhan pembangunan. Beberapa waktu lalu staf kami berkunjung kesana dan kondisinya menunjukan perlu perhatian pemerintah,” ujar Kepala DPMPD Kaltim HM Syirajudin, Sabtu (15/1/2022).

Sejak saat itu, perwakilan masyarakat adat Muluy difasilitasi DPMPD menemui Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi untuk menyampaikan keluhan mereka.
Proposal yang disampaikan mendapat respon positif Wakil Gubernur yang mendelegasikan instansi teknis terkait menindaklanjuti permohonan mereka.

Baca Juga  Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelajar dan Santri Ikuti Gerakan Etam Mengaji di Kukar

Salah satu diantarannya yang diberikan disposisi adalah DPUPR terkait pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat.

“Itu sebabnya DPMPD Kaltim menindaklanjuti menemui instansi terkait menyampaikan arahan Wagub. Alhamdulillah DPUPR siap mendukung,” jelasnya.

Menyikapi itu Kepala DPUPR Kaltim AM Fitra Firnanda mengaku siap berkoordinasi dan bersinergis dalam pembangunan desa. (man)