Dispora Kukar Beri Sinyal Kolam Renang Putri Junjung Buyah Siap Dibuka Kembali

Suasana Kolam Renang Putri Junjung Buyah. (Foto: Zulkar/Komparasi)

KUTAI KARTANEGARA – Setelah tiga tahun ditutup, fasilitas rekreasi kolam renang Putri Junjung Buyah di kawasan Stadion Rondong Demang Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) akan dibuka kembali untuk umum. Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Fida Hurasani mengatakan mulai pekan depan kolam renang tersebut sudah mulai beropreasi.

Fasilitas rekreasi ini juga dinilai akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar untuk Kukar. Selain itu, tempat ini juga dapat digunakan sebagai wadah para atlet renang di Kukar untuk mengasah kemampuannya.

“Tujuan kami adalah menghasilkan atlet-atlet berkualitas dan berprestasi untuk Kukar. Endingnya adalah untuk menyiapkan atlet-atlet yang berpotensi untuk membela Kukar di event-event, baik daerah maupun nasional. Selebihnya itu untuk PAD,” kata Afe sapaan akrabnya.

Baca Juga  Gubernur Kaltim Ajak Pemuda Dayak Dukung Pemerintah Bangun IKN

Dijelaskannya, sebelum kolam renang ini ditutup, penghasilan yang didapatkan lumayan cukup besar, bahkan penghasilan yang didapatkan rata-rata per bulannya mencapai Rp 20 juta. Oleh sebab itu, ia meyakini, jika fasilitas ini kembali dibuka dapat memberikan PAD yang lebih dari sebelumnya.

“Hari ini saja saya promosikan melalui sosial media dan akun Dispora, banyak yang bertanya kapan kolam renang ini dibuka untuk umum,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar, Fida Hurasani. (Foto: Zulkar/Komparasi).

Sembari melakukan persiapan untuk membuka fasilitas kolam renang ini, pihaknya juga melakukan koordinasi kepada Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kukar, untuk mendata atlet-atlet yang bernaung di cabang olahraga (Cabor) renang. Sehingga atlet-atlet tersebut dapat difasilitasi dengan baik.

Baca Juga  Pemkab Kukar Siapkan Mal Pelayanan Publik di Setiap Kecamatan Mulai 2026

“Tetapi perbaikan yang paling utama saya minta dengan kawan-kawan teknis di lapangan, yaitu memeriksa keramik-keramik. Seandainya ada yang pecah, ujungnya bisa menggores dan berbahaya bagi pengunjung. Kedua, menjaga kualitas air, karena harus standar. Jadi kualitas kimianya ada tawas, kaporit, dan onat untuk kuman itu harus terjaga dengan baik,” jelasnya.

Pihaknya juga tengah mengusulkan anggaran rutin untuk perawatan kolam renang tersebut. Usulan untuk perawatan itu pun telah ditanggapi oleh pemerintah dan akan dianggarkan pada tahun ini sebesar Rp 160 juta. Nantinya untuk pengelolaan kolam renang tersebut, Dispora Kukar akan bekerja sama dengan pihak ketiga, yaitu PT Asuransi Jiwasraya.

Baca Juga  Kembali Jadi Wakil Rakyat, Fachruddin Dipercaya Lanjutkan Aspirasi Dapil IV Kukar

“Jadi setiap pembelian tiket disertai asuransi. Tiket masuk dewasa Rp 10.000, anak-anak Rp 5.000 dan asuransi Rp 1.000 hingga Rp 2.000, sesuai aturan Bupati,” tutupnya. (zu)