Asah Kemampuan, Arsiparis DPK Kaltim Studi Tiru ke ANRI Pelajari Alih Media

Asah Kemampuan, Arsiparis DPK Kaltim Studi Tiru ke ANRI Pelajari Alih Media
Kegiatan magang dan studi tiru para arsiparis DPK Kaltim ke ANRI. (ist)

SAMARINDA – Arsiparis dan pengelola arsip dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim mengunjungi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) guna mengasah kemampuan dalam bidang kearsipan digital.

“Kunjungan ke Arsip Nasional RI bagi arsiparis Kaltim untuk tingkatkan kompetensi mereka dalam bidang kearsipan di era digital agar tersimpan secara aman,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, Selasa (26/11/2024).

Rombongan pegawai DPK Kaltim disambut oleh Parno Nusantara selaku Koordinator urusan Alih Media Arsip ANRI. Parno menyampaikan proses alih media merupakan pemindahan isi informasi arsip dari satu media ke media lain untuk menjamin pelestarian dan aksesibilitas arsip sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemeliharaan Arsip Dinamis dan Peraturan ANRI Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Alih Media Arsip Statis dengan Metode Konversi.

Baca Juga  Dewan Ingatkan Pemerintah Juga Sejahtarekan Warganya

“Ada berbagai macam alih media yang seperti arsip kertas, kartografik, foto positif, foto negatif, audio (rekaman suara), mikrofilm, film ril, dan video kaset yang dimana arsip itu bentuknya ada banyak dan intinya merupakan peristiwa yang tersimpan dan disimpan dengan baik,” beber Parno.

Lanjut Parno, proses magang ini yang dilakukan oleh DPK Kaltim menjadi langkah strategis menuju tata kelola arsip yang lebih baik di era digital.

Baca Juga  Longsor Akibat Hujan Deras Tutup Akses Jalan Samarinda-Tenggarong Lewat Loa Janan

Dalam kegiatan magang juga diajarkan berbagai prosedur standar yang diterapkan di ANRI. Seperti pemilahan arsip prioritas untuk digitalisasi, pemindaian menggunakan perangkat teknologi tinggi yang sesuai dengan spesifikasi, hingga pengamanan arsip melalui enkripsi data.

Salah satu Arsiparis DPK Kaltim Risnawati menyebutkan, kegiatan magang ini memberikan pengamalan praktis untuk alih media arsip yang tidak hanya berfungsi untuk melestarikan arsip. Tetapi juga mempermudah akses terhadap informasi penting yang terkandung di dalamnya.

Progam magang dan studi tiru tersebut memiliki tujuan mencetak sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang kearsipan digital. Sehingga dapat berkontribusi dalam menjaga sejarah dan informasi bangsa di tengah kemajuan teknologi. (nta/advdiskominfokaltim)