Warga Dua Perumahan di Kelurahan Harapan Baru Keluhkan TPS yang Kian Meluber

Warga Dua Perumahan di Kelurahan Harapan Baru Keluhkan TPS yang Kian Meluber
Minta segera dicarikan lokasi TPS yang strategis. (Komparasinews)

SAMARINDA – Warga Kelurahan Harapan Baru mengeluhkan keberadaan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di pinggir jalan utama kawasan Perumahan Samarinda City dan Perumahan Bumi Prestasi Kencana. Menanggapi aksi protes warganya, Lurah Harapan Baru Muhammad Iqbal mengatakan pihaknya tengah berupaya mencari solusi terbaik.

Warga dari kedua perumahan tersebut sebelumnya meminta TPS segera ditutup dan dipindahkan karena dianggap mengganggu kenyamanan serta mencemari lingkungan. Dalam pertemuan dengan warga, Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa pemindahan TPS tidak bisa dilakukan secara instan, sebab memerlukan proses yang melibatkan banyak pihak.

“Kami sudah mencoba mencari lahan alternatif untuk TPS, salah satunya lahan di dekat toko roti sini. Namun, masih ada negosiasi yang berjalan dengan pihak terkait. Kemudian, proses pembebasan lahan harus melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” ungkap Iqbal, Rabu (22/1/2025).

Baca Juga  Kuatkan Implementasi Pengadaan Barang dan Jasa, Pemkot Bontang Lakukan Ini

Kata dia, wilayah Harapan Baru sekira 6 km hanya memiliki dua TPS. Sehingga banyak warga dari wilayah lain membuang sampah di lokasi ini.

“Karena faktor minimnya titik pembuangan sampah ini. TPS yang ada sering meluap. Kami tidak bisa sepenuhnya melarang warga lain membuang sampah di sini,” ujarnya.

Kendati demikian, Lurah Harapan Baru ini memastikan bahwa pihaknya terus mencari lokasi alternatif yang memungkinkan untuk dijadikan TPS.

Baca Juga  Tujuh Pokdarwis Bakal Terima Bantuan Sarana Prasarana dari Dinas Pariwisata Kukar

“Kami sedang memetakan lokasi yang strategis. Kalau ada usulan dari warga mengenai lokasi yang lebih tepat, kami sangat terbuka,” beber Iqbal.

Menurut salah seorang warga, pihak dari kedua warga perumahan telah memberikan tenggat waktu satu minggu kepada pemerintah. Dan menegaskan akan melakukan aksi lebih besar jika tidak ada progres konkret.

“Jika dalam waktu seminggu ini tidak ada solusi apapun, kami bersama warga dari dua perumahan akan bergerak ke kantor pemerintah untuk menyampaikan aspirasi langsung,” tegas Mutia, salah seorang warga perumahan Samarinda City. (nta)

Baca Juga  Lewat PS GKN, Pemkab Kukar Sediakan Wadah Pembinaan Paduan Suara bagi Pelajar
slot 4d situs toto situs toto toto slot situs slot gacor slot gacor