SAMARINDA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap pertama di SDN 004 Samarinda Utara memasuki hari keempat. Kepala SDN 004 Samarinda Utara Lilik Hindriastuti mengatakan, sejauh ini program MBG berjalan lancar.
“Alhamdulillah, program MBG berjalan lancar. Menu yang disajikan pun bervariasi setiap harinya, mulai dari sayur, lauk pauk, sampai buah-buahan. Ini bertujuan agar anak-anak tidak bosan,” ucapnya, Kamis (23/1/2025).
Variasi menu tersebut telah dirancang oleh pihak penyedia jasa katering. Pihak sekolah juga aktif memantau pelaksanaan MBG dan memastikan makanan yang disajikan habis dikonsumsi siswa.
Lilik juga menyebutkan pihak katering yang menyediakan menu beragam setiap harinya. Mulai dari ayam, telur, ikan, hingga daging. Hal ini penting untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa yang berbeda-beda.
“Selama empat hari ini, makanan selalu habis. Kebetulan untuk kelas 3 hingga 6, jam makan siang di mulai pukul 11.30 Wita, sehingga mereka sudah dalam kondisi lapar,” ujarnya.
Pendistribusian makanan dilakukan dua kali sehari, yakni di jam 08.00 Wita untuk siswa yang masuk pagi dan pukul 11.00 Wita untuk siswa yang masuk siang. Hal ini diterapkan guna menjaga kualitas makanan.
Adapun total siswa yang menerima manfaat MBG di SDN 004 Samarinda Utara mencapai 510 siswa dari 18 kelas. Lilik berharap program ini dapat terus berlanjut karena memberikan dampak yang positif bagi siswa.
Dia menyampaikan program MBG ini turut meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya makanan bergizi. Selama ini banyak siswa yang lebih menyukai makanan instan dan kurang sehat.
“Makan bersama di sekolah juga menciptakan suasana kebersamaan dan mendorong siswa untuk mengonsumsi makanan sehat,” beber Lilik.
Pihak sekolah juga telah melakukan pendataan terkait siswa yang memiliki alergi atau pantangan makanan tertentu. Data tersebut kemudian disampaikan kepada pihak katering untuk disesuaikan dengan menu yang disajikan.
Lilik optimistis program MBG ini dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Karena banyak siswa yang tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
“Sekira 70 persen siswa di sini tidak sarapan. Dengan adanya MBG, konsentrasi belajar mereka pasti akan meningkat,” katanya.
Salah satu siswa kelas II, Ayuninda Tyas Rumi mengaku sangat senang dengan program MBG ini. Dia menikmati menu makanan yang disajikan dan selalu menghabiskan makanannya.
“Empat hari ini makanannya enak-enak. Saya habis terus. Saya suka kalau setiap ke sekolah selalu dikasih makanan seperti ini,” ujar Ayuninda. (nta)
jacktoto slot gacor situs togel toto slot situs slot terbaik











