Dorong Pembelajaran Bahasa Paser, Disbudpar PPU Integrasikan di Sekolah Rakyat Lawe-Lawe

Foto : Christian Nur Selamat, Kepala Bidang Kebudayaan dan Produk Pariwisata Disbudpar PPU.

PENAJAM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara fokus mengangkat pelestarian Bahasa Paser sebagai bagian penting dalam pendidikan lokal. Salah satu langkah strategis yang tengah dijalankan adalah memasukkan pelajaran Bahasa Paser ke dalam kurikulum Sekolah Rakyat yang segera dibuka di Lawe-Lawe.

Christian Nur Selamat, Kepala Bidang Kebudayaan dan Produk Pariwisata Disbudpar PPU, menjelaskan bahwa selama ini Bahasa Paser hanya diajarkan di tingkat SD melalui mata pelajaran muatan lokal. Namun, dengan hadirnya Sekolah Rakyat yang berbasis masyarakat, kesempatan untuk mengenalkan bahasa daerah ini ke jenjang lebih tinggi semakin terbuka.

Baca Juga  Pemkab PPU Konsolidasi Besar-besaran dalam Rakor Pelaksanaan APBD 2026

“Sekolah ini dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, dan mengusung nilai-nilai kerakyatan. Jadi sangat tepat jika bahasa Paser menjadi bagian dari pembelajaran,” ujar Christian, Senin (13/5/2025).

Sekolah Rakyat di Lawe-Lawe akan menyediakan pendidikan mulai dari SD hingga SMA, sehingga menjadi wadah efektif untuk menjaga warisan budaya tetap hidup dan lestari di kalangan generasi muda.

Baca Juga  KONI Balikpapan Pasang Target Juara Umum Porprov Kaltim 2026

Christian menambahkan, “Jika kita tidak mulai menjaga bahasa daerah sekarang, bukan tidak mungkin generasi mendatang akan semakin asing dengan budaya lokalnya.”

Disbudpar berharap inisiatif ini dapat membantu mempertahankan Bahasa Paser di tengah pesatnya perubahan zaman. (Adv/Zu)