KUTAI KARTANEGARA – Menyusul laporan dua kasus Covid-19 yang terkonfirmasi di Samarinda, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.
Kepala Bidang Pemberantasan, Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Kukar Supriyadi menegaskan, saat ini status Covid-19 sudah masuk kategori endemis, bukan lagi pandemis seperti beberapa tahun lalu.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan adanya kasus ini. Kita sudah punya pengalaman menghadapi Covid-19, baik dalam hal pencegahan maupun mitigasinya. Tetap waspada, jaga kesehatan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (12/6/2025).
Dua kasus yang dilaporkan oleh Dinkes Kaltim tersebut dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Salah satu pasien bahkan sudah dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes antigen terbaru.
Supriyadi menjelaskan bahwa selama masa pandemi tahun 2020 hingga 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar aktif melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat. Dari vaksin jenis Sinovac, AstraZeneca, Moderna, hingga Pfizer, cakupan vaksinasi di Kukar telah menyentuh angka lebih dari 80 persen.
“Artinya, sebagian besar masyarakat Kukar sudah memiliki kekebalan tubuh terhadap virus ini. Tetapi tentu saja, menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh tetap penting,” jelasnya.
Masyarakat diingatkan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan secara rutin, mengenakan masker bila sedang flu, dan memastikan tubuh cukup istirahat.
Pihaknya sendiri masih mengaktifkan tim surveillance untuk memantau situasi. Namun karena status Covid-19 telah menjadi endemis, penanganannya bersifat rutin tanpa perlakuan khusus seperti masa pandemi lalu.
“Sekali lagi, masyarakat jangan panik. Ini situasi yang terkendali. Fokus kita adalah menjaga kesehatan bersama,” pungkasnya. (fjr)












