DPRD Kaltim Dukung Program MBG, Dorong Ekonomi Lokal dan Kesejahteraan Masyarakat

Foto : Para siswa menikmati hidangan makan bergizi gratis. (Istimewa)

SAMARINDA — DPRD Kalimantan Timur menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan sosialisasi dan pemantauan pelaksanaan program yang kini masuk dalam agenda prioritas nasional.

Program MBG yang menyasar peserta didik dan kelompok rentan dinilai mampu menciptakan efek ganda (multiplier effect) melalui pemberdayaan UMKM, petani, dan nelayan sebagai bagian dari rantai pasok pangan.

Baca Juga  Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Keempat, Indonesia Masuk Grup B Bersama Arab Saudi dan Irak

DPRD Kaltim menyebut keterlibatan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan makanan dan pengelolaan dapur MBG menjadi peluang strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Program ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini adalah intervensi sosial dan ekonomi yang terintegrasi,” ujar Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis.

Selain mendukung ketahanan pangan dan pengentasan stunting, MBG juga membuka lapangan kerja baru di sektor penyediaan makanan, distribusi, hingga pengelolaan limbah makanan menjadi produk bernilai tambah seperti kompos dan pakan ternak.

Baca Juga  Pemkab Kukar Siapkan Tenaga Kerja Lokal Siap Pakai Lewat Program Pelatihan Basic Operator

DPRD Kaltim mendorong percepatan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh kabupaten/kota agar pelaksanaan program berjalan merata dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga diminta aktif menjalin kemitraan dengan koperasi dan yayasan lokal untuk memperluas dampak ekonomi program ini. (adv/zu)