Reshuffle Kabinet: Erick Thohir Jabat Menpora, Djamari Chaniago Jadi Menko Polkam

Reshuffle Kabinet: Erick Thohir Jabat Menpora, Djamari Chaniago Jadi Menko Polkam
Dari Kiri ke Kaman: Pelantikan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam, Erick Thohir sebagai Menpora, Dan Muhammad Qodari sebagai KSP. (tangkapan Layar)

JAKARTA – Teka-teki siapa Menteri Koordinator (Menko) Politik dan Keamanan (Polkam) pengganti Budi Gunawan dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI pengganti Dito Ariotedjo dalam Reshuffle Kabinet Merah Putih terjawab. Rabu (17/9/2025), Presiden RI Prabowo Subianto melantik Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam dan Erick Thohir sebagai Menpora di Istana Negara.

Selain Menko Polkam dan Menpora, Prabowo turut melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Anto Mukti Putranto, Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden, dan Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan Hasan Nasbi.

Sebelum menjabat Menko Polkam, Djamari Chaniago diketahui merupakan tokoh militer, dengan jabatan terakhir Kepala Staf Umum TNI. Kepada media dia menyampaikan arahan Presiden untuk menggunakan sisa umurnya demi kepentingan bangsa dan negara.

Baca Juga  Sambut Hangat Para Pengembang, Andi Harun Janji Permudah Izin Investasi di Samarinda

“Arahan dari beliau gunakan sisa umur untuk kepentingan bangsa dan negara. berapa usia saya ada yang tahu? 76 tahun, sebentar lagi 77 tahun. Gunakan sisa umur itu untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

“Ayo kita sama-sama perbaiki, walaupun saya tahu saya sudah usia sekian, sisa umur itu kita manfaatkan untuk kebaikan bangsa dan negara,” imbuh Djamari.

Sementara itu Erick Thohir diketahui sebelumnya menjabat Menteri BUMN. Saat ini juga masih berstatus sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI. Perihal statusnya sebagai Ketum PSSI, pria yang karib disapa ET itu menyerahkan pada FIFA sebagai organisasi sepak bola tertinggi di dunia.

“Nanti kan ada prosesnya di FIFA. Ya FIFA sebagai badan tertinggi di dunia mereka yang akan menentukan,” ucap ET. “Kalau BUMN sendiri sudah pasti kan nanti Presiden yang memutuskan,” imbuhnya.

Baca Juga  Dukung Pembangunan IKN, Pemprov Kaltim Komitmen Fasilitasi Pembebasan Lahan

Menurut ET, dirinya sebagai profesional dan pembantu presiden saya tegak lurus apabila mendapatkan penugasan dari Presiden. Dia pun siap mengawal kepemudaan dan keolahragaan dalam jabatannya sebagai Menpora RI.

“Kadang-kadang orang lupa antara olahraga dan pemuda, padahal ada Menteri Pemuda dan Olahraga,” sebut ET.

Menurutnya, bila membicarakan pemuda, maka ada 131 juta pemuda yang ke depan ini merupakan basis dari bangsa. Artinya pemuda ini ke depan harus kita bangun secara kapabilitas untuk bisa bersaing secara global, dan cinta tanah air harus menjadi bagian untuk membangun bangsa kita ke depan.

Sementara untuk olahraga itu sendiri, ET menyatakan harus menjadi alat pemersatu bangsa. “Olahraga adalah duta bangsa di dunia, artinya kita harus menaikkan marwah dan martabat kita dan kedigdayaan kita sebagai bangsa,” tuturnya.

Baca Juga  Dewan Minta Pemkot Tindak Tegas Tambang Ilegal

Dalam hal ini ET menerangkan ke depan harus didorong banyaknya kompetisi di daerah dan pusat. Salah satunya juga sebagai pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan. 

“Ini basis yang penting karena manusia itu perlu tidak hanya badan tapi juga pikiran yang sehat,” tegas ET. (xl)