Dispora Kukar Perkuat Pembinaan Olahraga Tradisional demi Lestarikan Budaya Lokal

Foto: Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar Aji Muhammad Ari Junaidi. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keberlangsungan olahraga tradisional sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda sekaligus upaya pelestarian budaya daerah.

Melalui Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kukar mendorong agar olahraga tradisional tidak hanya dipahami sebagai permainan turun-temurun, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi yang menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar Aji Muhammad Ari Junaidi mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kukar belum memiliki wadah khusus yang menangani pengembangan olahraga tradisional secara terstruktur.

Baca Juga  Apresiasi Ketaatan Warga, Pemprov Kaltim Undi Para Pemenang Gebyar Pajak 2024

“Peran kami masih bersifat memfasilitasi. Belum ada lembaga atau pusat pendidikan olahraga tradisional, sehingga Dispora memberikan dukungan bagi sekolah dan komunitas yang ingin memperkenalkan atau menampilkan olahraga tradisional,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Ari menjelaskan, bentuk fasilitasi tersebut meliputi dukungan untuk penyelenggaraan festival permainan rakyat, ekshibisi olahraga tradisional, hingga pembinaan pelajar dan komunitas di berbagai kecamatan.

Baca Juga  Dinsos Kukar Rancang Perbup Bantuan Bencana Alam di Kawasan Hulu

Kegiatan-kegiatan itu diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki terhadap budaya lokal, sekaligus memperluas wawasan generasi muda tentang keragaman permainan khas Kukar.

“Permainan tradisional menyimpan nilai sosial yang kuat. Selain melatih fisik, aktivitas ini mengajarkan kerja sama dan kekompakan. Nilai-nilai itulah yang ingin kami hidupkan kembali,” tegasnya.

Dispora Kukar menargetkan fasilitasi yang berjalan saat ini dapat menjadi dasar menuju pembentukan pusat kegiatan olahraga tradisional di masa depan. (adv/fjr)