SAMARINDA — Wali Kota Andi Harun menegaskan perlu langkah nyata pengembangan Ban Perkreditan Rakyat (BPR) untuk mencapai target bisnis di sepanjang 2026 mendatang. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 PT BPR Bank Samarinda (Perseroda) digelar di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Rabu (3/12/2025) sore.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun memimpin langsung rapat tersebut dengan memberikan sejumlah arahan strategis bagi penguatan arah bisnis Bank Samarinda di tahun mendatang. Dalam arahannya dia menyampaikan sejumlah catatan penting yang harus menjadi perhatian jajaran Direksi Bank Samarinda. Ia menekankan perlunya langkah nyata dalam pengembangan kegiatan usaha dan pencapaian target bisnis sepanjang 2026.
Wali Kota juga meminta Direksi untuk menegaskan kembali model bisnis BPR agar kembali pada bisnis inti yang sesuai dengan karakteristik BPR. Termasuk di dalamnya membuka ruang ekspansi kredit yang lebih agresif, khususnya dengan menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkot Samarinda sebagai segmen potensial.
“Ekspansi kredit harus diarahkan dengan tepat. Sasar ASN dan PPPK, tetapi yang terpenting bagaimana Bank Samarinda mampu meyakinkan para pegawai. Pemkot siap memfasilitasi ruang untuk memaparkan program di hadapan pegawai,” tegas Andi Harun.
Wali Kota juga mendorong jajaran Direksi agar memiliki ambisi besar untuk melakukan pembenahan menyeluruh demi mewujudkan Bank Samarinda yang lebih maju, modern, dan sehat. Menurut dia, perubahan hanya dapat dicapai bila didukung keberanian mengambil langkah strategis serta pengelolaan bisnis yang disiplin dan terukur. (xl)
slot gacor slot gacor











